Posts Tagged 'Mohammad Iqbal'

Edukasi dari Zebra Cendekia

Oleh Mohammad Iqbal

Transportasi menjadi urat nadi yang menentukan perkembangan perekonomian suatu negara. Polri yang diberi amanah oleh UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan harus dapat melaksanakan tugas dan kewenangannya di bidang lalu lintas demi kelancaran transportasi di seluruh wilayah Indonesia.

Harus disadari, tugas dan fungsi Polri di bidang lalu lintas berorientasi pada kepentingan masyarakat agar dalam pelaksanaannya sesuai harapan masyarakat. Untuk itu Polri dituntut selalu berbenah diri meningkatkan kualitas pelayanan, terutama di bidang lalu lintas. Tetapi, bagaimana pembangunan nasional dapat berlangsung dengan baik, kalau dalam kenyataan sehari-hari masyarakat masih dihantui kekhawatiran akan menjadi korban kecelakaan di jalan. Setiap hari berita tentang korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selalu mewarnai halaman – halaman media massa.

Bahkan World Health Organization (WHO) memprediksi kecelakaan lalu lintas akan menjadi penyebab kematian tertinggi kelima pada 2030. Guna mengantisipasi itu, langkah kebijakan pemerintah dengan program pendidikan lalu lintas pada usia dini seluruh sekolah di Indonesia. Saat ini sudah menjadi pemandangan biasa, halaman sekolah disesaki sepeda motor yang dibawa pelajar. Bahkan tak jarang kendaraan-kendaraan itu meluber ke luar halaman.

Pihak sekolah pun tidak berdaya melarang para siswa membawa sepeda motor ke sekolah. Hal ini diperparah lagi dengan sikap para orang tua yang memberikan sepeda motor kepada anaknya dan menoleransi mereka mengendarai dengan berbagai alasan. Sebagai konsekuensi, pemerintah khususnya Polri diminta menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab demi terjaminnya masyarakat pengguna jalan dengan tetap berpedoman pada arah kebijakan Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan.

Yang perlu digarisbawahi, RUNK Jalan ini juga berfungsi sebagai panduan atau pedoman bagi pemangku kebijakan agar dapat merencanakan dan melaksanakan penanganan keselamatan jalan secara terkoordinasi dan selaras. Selain itu juga, menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk menjabarkan langkah-langkah penanganan keselamatan jalan di wilayahnya.

Karena itu diperlukan pengarusutamaan keselamatan jalan, sehingga Pemerintah dituntut lebih fokus dalam menetapkan prioritas, tanpa mengesampingkan esensi dari RUNK Jalan. Penyelenggaraannya harus secara berlanjut, terkoordinasi dan dilaksanakan bersama-sama berdasarkan pemahaman bahwa keselamatan jalan merupakan tanggung jawab semua pihak.

Para pemangku kepentingan yang terkait dengan LLAJ bersama masyarakat dan dunia usaha harus dapat memastikan program-program kerjanya dilaksanakan mengedepankan keselamatan dan sinergitas seluruh potensi yang ada, dan terkoordinasi dalam semangat mengesampingkan ego sektoral. Dalam laporannya pada 2004, Asian Development Bank (ADB) menyebutkan, salah satu kelemahan dari penyelenggaraan keselamatan jalan di Indonesia adalah buruknya koordinasi dan manajemen. Koordinasi merupakan kunci sukses tercapainya keselamatan jalan di suatu negara.

Beranjak dari hal tersebut, untuk mewujudkan keselamatan jalan di Jawa Tengah, diperlukan optimalisasi kerja sama para pemangku kepentingan LLAJ melalui wahana edukasi yang dimiliki oleh Polda Jateng dalam bentuk bus. Wahana itu diberi nama “Zebra Cendekia”, diresmikan Ibu Ani Yudhoyono pada 16 Juli 2012 di Kota Solo. Sebagai bentuk apresiasi, Ibu Ani Yudhoyono dalam acara yang disaksikan langsung kepala negara dan beberapa pejabat lain, secara spontan menyatakan program “Zebra Cendekia” dijadikan sebagai salah satu program nasional unggulan Polri, dengan harapan dapat mewujudkan pendidikan berlalu lintas sejak usia dini dan berkelanjutan kepada masyarakat.

Kehadiran wahana itu diharapkan dapat mendukung program aksi keselamatan jalan Indonesia tahun 2011-2020, yang pelaksanaannya dititikberatkan pada pendidikan keselamatan dengan menekankan penanaman nilai-nilai keselamatan guna menciptakan budaya keamanan dan keselamatan masyarakat sebagai pengguna jalan. Sarana Mobilisasi Namun, operasionalisasi dan maintenance bus yang digunakan sebagai sarana mobilisasi masih menghadapi beberapa kendala yang perlu segera diatasi. Mulai dari kurangnya kepedulian, tanggung jawab, dan kerja sama para pemangku kepentingan LLAJ, sampai kurang memadainya dukungan anggaran operasional dan maintenance serta sarana prasarana yang kurang memadai, hingga metode yang dirasa belum efektif dalam meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas masyarakat sebagai pengguna jalan.

Sehingga diperlukan adanya langkah terobosan kreatif sebagai pemecahan masalah yang berisi ide dan mempunyai nilai manfaat besar bagi masyarakat. Seiring dengan semakin meningkatnya laju pertumbuhan kendaraan bermotor dari tahun ke tahun, di mana berdasarkan data statisitik Badan Pusat Statistik (BPS) disebutkan, peningkatan volume jumlah kendaraan secara signifikan terjadi sejak awal tahun 1990 sampai dengan tahun 2012, mencapai pertumbuhannya sampai dengan 13%, mulai dari jenis kendaraan mobil, bus, truk sampai sepeda motor.

Potret peningkatan pertumbuhan kendaraan tersebut, dari sisi negatif akan semakin menambah tinggi jumlah pelanggaran yang menjadi faktor penyebab meningkatnya kecelakaan lalu lintas. Melihat kondisi pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas yang terus meningkat pada setiap tahunnya, dan apabila hal ini tidak ditangani secara serius oleh Pemerintah, dikhawatirkan akan menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas. (Sumber: Suara Merdeka, 17 Desember 2014).

Tentang penulis:
Mohammad Iqbal SIk MSi, Perwira Siswa Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah Pendidikan Reguler Polri Ke-51 TA2014

Iklan

Eksepsi Terdakwa Mohammad Iqbal (Bagian I)

Oleh Maqdir Ismail

 

Pengantar Redaksi:

Artikel ini cuplikan dari Keberatan (Eksepsi) Tim Penasihat Hukum Terdakwa Mohammad Iqbal Perkara Pidana Nomor : 04/Pid.B/TPK/2009/PN.JKT.PST

yang disampaikan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Jakarta, 10 Februari 2009. Tim penasihat hukum terdiri dari Dr Maqdir Ismail SH LLM, Dr SF Marbun SH MHum, Rudjito SH LLM, Andi A Nawawi SH, Dasril Affandi,SH MH, Libertino Nainggolan SH, Masayu D Kertopati SH. Media online GagasanHukum.WordPress.Com memuat Eksepsi tersebut bersambung. Bagian I, edisi Kamis 19 Maret 2009. Bagian II, edisi Kamis 26 Maret 2009. Bagian III, edisi Kamis 2 April 2009. Bagian IV, edisi 9 April 2009. Bagian V, edisi 16 April 2009.              

 

 

Dengan hormat,

 

Perkenankan pada kesempatan ini kami untuk dan atas nama Klien kami, Mohammad Iqbal  menyampaikan keberatan atau eksepsi atas Surat Dakwaan Sdr. Penuntut Umum No: DAK – 04/24/I/09, tanggal 23 Januari 2009, yang dibacakan pada hari ini, Selasa Tanggal 10 Februari 2009.

 

Surat Dakwaan ini dibacakan dihadapan sidang yang mulia ini, setelah Penuntut Umum yang sama membacakan Tuntutan terhadap Sdr. Billy Sindoro. Dalam Surat Dakwaan ini dikatakan  Sdr. Terdakwa telah menerima hadiah dari Billy Sindoro  karena telah memenuhi permintaan Billy Sindoro.

 

Majelis Hakim yang kami muliakan,

Pertama-tama kami sampaikan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang tinggi atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk menyampaikan keberatan atau eksepsi ini, yang merupakan upaya untuk mencermati perkara ini dari awal pemeriksaan. Mengingat perkara yang kita hadapi ini mendapat sorotan dan perhatian yang luas dari masyarakat, terutama dari Pers.

 

Ketertarikan masyarakat untuk memperhatikan perkara ini tentu beralasan. Menurut hemat kami paling tidak alasan pertama, masyarakat memperhatikan perkara yang kita hadapi ini, karena perkara ini melibatkan lembaga baru yang lahir untuk menegakkan hukum persaingan yaitu KPPU. Alasan kedua, karena yang terlibat dalam perkara ini adalah orang yang datang dari dunia usaha dengan kegiatan usaha yang sangat besar untuk ukuran kita di Indonesia. Alasan ketiga, karena yang terlibat dari awal dalam perselisihan yang melahirkan perkara ini, bukan hanya pengusaha-pengusaha besar dibidang TV berbayar, tetapi juga melibatkan kelompok usaha yang besar.

 

Dengan alasan itu pula kami Tim Penasihat hukum, ingin dari awal kita mengajak semua pihak untuk mencermati perkara ini secara baik dan telaahan awal yang kami sampaikan sebagai eksepsi atau keberatan atas surat Dakwaan penuntut umum, karena dalam Surat Dakwaan Sdr. Penuntut Umum banyak hal yang diabaikan dan sama sekali tidak disinggung.

 

Majelis Hakim yang mulia

Eksepsi ini kami sampaikan dengan sistematika sebagai berikut:

 

I.              Pendahuluan

II.            Alasan dan keberatan terhadap Surat Dakwaan

A.   Pengadilan Tindak Pidana Korupsi tidak berwenang untuk mengadili perkara terdakwa Ir. Mohammad Iqbal.

B.   Surat Dakwaan harus batal demi hukum

1.    Dakwaan disusun tidak cermat

2.    Dakwaan tidak dapat diterima

III.           Permohonan

Majelis Hakim yang mulia

Sdr Penuntut Umum yang kami hormati,

 

I.              Pendahuluan

Eksepsi atau keberatan yang kami sampaikan ini, bukan bentuk dari sikap gagah-gagahan, bukan pula sebagai bentuk untuk tampil beda, jauh pula dari sikap pamer pengetahuan dan sikap kritis. Eksepsi ini sepenuhnya kami maksudkan sebagai upaya konkret kami tim penasihat hukum terdakwa untuk melihat perkara ini secara utuh dan tanpa prasangka.

 

Korban persekongkolan

 

Dalam Berita Acara pemeriksaan yang dilakukan terhadap  Saksi Erry Bundjamin, SH dan saksi Erwin Darwis Purba, S.H, mereka menerangkan bahwa mereka sudah membuat satu skema rencana untuk mempengaruhi orang-orang di KPPU, sebagaimana    didiskusikan pada tanggal 17 Oktober 2007,  sesuai dengan bukti tertulis yang disita oleh penyidik. Pendekatan dilakukan melalui Tadjudin Noer Said, karena dianggap paling senior di KPPU dan mempunyai pengaruh. Bahkan direncanakan pembayaran terhadap Tadjudin Noer Said dilakukan dengan sukses FEE, sebagaimana keterangan yang disampaikan oleh Saksi Erry Bundjamin, SH dan saksi Erwin Darwis Purba. Manuver di dalam KPPU diserahkan kepada Tadjudin Noer Said

 

Bukan itu saja yang direncanakan tetapi juga direncanakan untuk mendekati orang-orang tertentu, termasuk mantan Jaksa Agung Abdurrahman Saleh SH dan Marzuki Darusman yang akan dilakukan oleh Halim Mahfuz, Senior  Vice President Corporate Affairs PT. Direct Vision. Selain itu direncanakan juga untuk mendekati Benny Pasaribu dan mendekati Syamsul Maarif melalui jalur pintas yaitu Partai Golkar. Juga melakukan pendekatan terhadap Komisi I melalui Marzuki Darusman sebagai anggota Komisi I dari Partai Golkar. Bahkan Komisi I, menurut Erwin Darwis Purba, S.H., PT DV pernah menyerahkan white paper kepada Komisi I DPR RI, sehingga Komisi I pernah berencana untuk memanggil PT. DV.

 

Ini adalah sebagai bukti bahwa ada skenario tertentu sebagai persekongkolan untuk mempengaruhi KPPU dalam menangani kasus yang dikenal sebagai kasus Liga Inggris ini dan skenario yang timbul karena peran Ery Bundjamin, SH dan Erwin Darwis Purba itu telah terlaksana, yang mana kemudian Tadjudin Noer Said (TNS), yang disebut-sebut dalam pembicaraan antar mereka, sebagai anggota KPPU yang paling senior bisa di lobby dan berhasil mempengaruhi terdakwa untuk berkomunikasi dengan Billy Sindoro. Tanpa ada peran TNS, Ery Bundjamin, SH dan Erwin Darwis Purba, maka tidak akan terjadi komunikasi antara terdakwa dengan Billy Sindoro dan perkara ini tidak akan pernah ada serta memakan korban yaitu terdakwa M. Iqbal.

 

Dengan demikian TNS, Ery Bundjamin, SH dan Erwin Darwis Purba harus dijadikan tersangka dan terdakwa karena telah bersama-sama melakukan persengkongkolan untuk menyuap komisioner KPPU yang menangani perkara siaran liga inggris dengan nomor perkara KPPU Nomor : 03/KPPU-L/2008.

 

Tentang penulis:

Dr H Maqdir Ismail SH LLM, penulis dua buku yakni Bank Indonesia : Independensi, Akuntabilitas dan Transparansi (2007); Pengantar Praktik Arbitrase (2007), dosen Fakultas Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia. Advokat dan konsultan hukum Maqdir Ismail & Partners Jln Bandung 4 Menteng Jakarta Pusat. Telepon (021) 391 1191 Faks (021) 314 7502. Email: maqdir@hotmail.com

 

 

 



ISSN 1979-9373
ISSN GagasanHukum.WordPress.Com

ARSIP

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 1.893.727 hits
Agustus 2018
S S R K J S M
« Nov    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Iklan