Pendapat dan komentar anda dapat ditulis di kolom pesan (Tinggalkan Balasan) dibawah ini. Anda boleh mencantumkan atau tidak mencantumkan Email (surat) atau URL (situs web) yang dimiliki. Cukup dengan menyebutkan nama dan kota domisili anda pada kolom nama.

166 Responses to “Pembaca Menulis”


  1. 1 Mamat Bakar, Sidoarjo April 2, 2008 pukul 12:43 am

    Kemelut internal Partai Golkar selalu terjadi setiap saat. Tapi pada akhirnya mampu diselesaikan tanpa timbul perpecahan yang signifikan. Maklum pernah berjaya selama 32 tahun saat orde baru berkuasa, sehingga Partai Golkar sudah banyak pengalaman politik dalam mengelola konflik internal. Jadi kemelut internal Partai Golkar soal PAW Nurdin Halid di DPR dapat diselesaikan secara damai. Riak-riak perbedaan pendapat dalam mengambil keputusan ternyata tidak menimbulkan perpecahan di internal parpol. Beda dengan parpol-parpol baru, maunya latihan konflik akhirnya jadi pecah sungguhan.

  2. 2 Siti Kotijah, Samarinda April 3, 2008 pukul 2:33 pm

    Pak Slamet, selamat ya atas pembukaan situs gagasanhukum. Saya senang karena sekarang ada wadah bagi kami para dosen, mahasiswa, profesi hukum lainnya dapat tukar informasi, analisa tentang perkembangan terbaru di bidang hukum lewat situs ini. Sukses selalu.

    Siti Kotijah, dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman.

    Jawaban redaksi:
    Makasih Kotijah, kami tunggu artikel hukum dari anda. Jangan lupa lengkapi foto diri. Salam buat Nur, Hwian, David, Dede, Eko, Amir, Asri, Sherlock, Birkah, Ndank, Ayik, Indah, Melia, Rosita, Yuni, Indah.

  3. 3 Warwan, Jakarta April 11, 2008 pukul 9:26 am

    Anggota DPR dari Fraksi PPP Al Amin Nasution ditangkap KPK. Suasana duka bagi PPP di gedung Senayan. Kita tunggu apa langkah Badan Kehormatan DPR yang tugasnya menjaga martabat dan menegakkan kode etik parlemen. Rakyat prihatin atas kasus ini.

  4. 4 Mufti, Bandung April 11, 2008 pukul 9:32 am

    Sisa-sisa perseturuan MA dan KY rupanya masih membekas. Buktinya, rekomendasi KY agar MA menghukum 27 hakim nakal, ternyata tidak digubris oleh MA. Memang baru-baru ini MA menjatuhkan hukuman kepada 18 hakim nakal, tapi mereka ini di luar nama-nama yang direkomendasikan KY. Jangan salahkan kalau masyarakat makin pesimis dengan masa depan penegakan hukum di negeri ini.

  5. 5 Munawar, Jember April 11, 2008 pukul 9:38 am

    Ketua dan wakil DPRD Kabupaten Jember, Jatim, ditangkap petugas Kejati, Kamis 10 April 2008. Mereka adalah Madini Faroek (ketua dewan dari PKB), dan Mahmud Sardjujono (wakil ketua dewan dari Partai Golkar) ditangkap karena kasus korupsi dana operasi bantuan hukum. Peristiwa ini menambah daftar tercorengnya wajah legislatif di mata publik. Sukses buat Kejati Jatim.

  6. 6 Desy, Manado April 11, 2008 pukul 9:43 am

    Corneles Worang anggota DPD Minahasa Utara ditangkap Polda karena punya senjata api (senpi) ilegal. Buat apa sih anggota DPRD pakai senpi segala? Apalagi cara kepemilikannya juga ilegal. Wah, gawat nih wakil rakyat!

  7. 7 Marsono, Surabaya April 11, 2008 pukul 9:47 am

    Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan LSM mendaftarkan Judicial Review UU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu. Selamat berjuang Pak! Semoga para hakim di Mahkamah Konstitusi mengabulkan gugatan anda.

  8. 8 Bambangs April 22, 2008 pukul 7:59 pm

    Saya membaca dari koran SINDO bahwa kasus korupsi di tubuh PLN yang menyangkut PT Surveyor Indonesia telah di limpahkan ke kejaksaan. Malahan sudah ada berita bahwa telah disita 2 buah gedung kantor di Senayan. Selaku pengamat bisnis, saya melihat penanganan kasus itu kayaknya tidak ada tindak lanjutnya ya! Apakah kejaksaan telah disuap untuk tidak bertindak atau memang karena angka korupsinya terlalu kecil?

  9. 9 Achmad Udiyanto, Surabaya April 25, 2008 pukul 10:57 pm

    Pak Laode, selamat atas dimuatnya artikel-artikel bapak di situs GagasanHukum.WordPress.Com (media online milik Slamet Hariyanto). Sebagai mahasiswa FH UPB saya senang bisa mengikuti perkembangan terbaru mengenai hukum dan politik di situs ini. Saya tunggu artikel hukum yang terbaru karya bapak berikutnya.

  10. 10 Syafrudin Budiman, Surabaya Mei 4, 2008 pukul 3:29 pm

    Assalamu’alaikum.
    Cak Slamet adalah mentor saya dalam politik. Sikap saya yang kadang ceroboh selalu dikritiknya sampai habis. Kritik-kritiknya sangat menarik mengingat posisi politik Cak Slamet sebagai jurnalis yang non partisan. Alhamdulillah dengan kritik yang membangun itu saya semakin dewasa dan semakin tanggap dengan perubahan iklim politik yang ada.
    Saya sangat mengapresiasi dengan adanya GAGASANHUKUM ini, semoga sukses.
    Minggu lalu habis RAKORNAS III PMB, saya bersama aktifis DPP IMM, bertemu dengan Kang Busyro Muqoddas Ketua Komisi Yudisial. DPP IMM audensi menjelang Muktamar IMM XIII di Lampung dan bicara tentang profil Komisi Yudisial. Ada pesan dari Kang Busyro. “Sampaikan salam saya ke Cak Slamet, onlinenya sukses selalu,” ujar Busyro pada saya.

    Wassalam.
    Syafrudin Budiman, SIP.
    Sekretaris PW Partai Matahari Bangsa Jatim

  11. 11 Habib Chirzin, Jakarta Mei 11, 2008 pukul 8:24 pm

    Saya baru terima email dari Dato Seri Anwar Ibrahim (Malaysia) bahwa beliau bersedia hadir pada acara Selamatkan Indonesia, tanggal 13 Mei 2008 di Jakarta.

  12. 12 Danu Wirawan, Bandung Mei 15, 2008 pukul 12:46 pm

    Saya setuju dengan analisa Sherlock H Lekipiouw sebagaimana diungkapkan dalam artikel Wacana Pendidikan Politik Media. Memang, pers menjadi harapan kita untuk memberi pencerahan bagi publik agar rakyat bersikap kritis terhadap masalah politik.

  13. 13 Henny, Medan Mei 16, 2008 pukul 6:31 am

    Mematuhi janji-janji dalam kontrak poltik calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, banyak yang mustahil. Apalagi mereka akan mematuhi penyediaan 20 persen APBD untuk sektor pendidikan, sungguh sulit dipercaya. Karena ketidakpercayaan publik semacam itu, maka jangan heran kalau pada setiap Pilkada selalu ada kecenderungan golput (tidak memilih) meningkat. Hal itu terjadi dimana-mana, tidak hanya di Jatim. Saya sangat mengapresiasi artikel Pak Eko P di website ini yang berjudul Pilgub Jatim dan Kontrak Politik Pendidikan.

  14. 14 Habib Chirzin, Jakarta Mei 27, 2008 pukul 8:00 am

    Yth:
    Sdr. Syafii Kamil dan kawan-kawan Pimpinan Cabang Internasional Muhammadiyah (PCIM)
    di Belanda.

    Assalamu’alaikum wr. Wb.

    Semoga rahmat dan hidayah Allah senantiasa terlimpah atas
    Anda beserta segenap keluarga PCIM Belanda di dalam
    mengemban tugas mulia.

    Saya turut prihatin dan mendoakan kesembuhan yang sempurna
    untuk Pak Surya Ali Negara, Ketua PCIM Belanda
    “Allahummasyfihi syifa’an la yughadiru saqoma”.

    Pak Surya adalah tokoh dakwah dan pejuang yang ikhlas, dan
    istiqomah. Saya bertemu beliau di Den Haag sekembali saya
    dari Rio de Janeiro dan Paris th 1979. Ketika Kang Surya
    sedang merintis Perhimpunan Mahasiswa Islam di Eropa
    bersama kawan-kawan di Belanda dan Jerman. Dan ternyata
    beliau pernah tinggah di rumah keluarga saya di Kotagede,
    Yogyakarta, pada th 1960-an. Semangat persahabatannya tidak
    pernah luntur.

    Kesetiaan pada persahabatan dan perjuangan, baru-baru ini
    ditunjukkan oleh Dato Seri Anwar Ibrahim kepada Pak Amien
    Rais. Meskipun sangat sibuk dan sudah ada jadwal di
    Bahrain, di dalam emailnya kepada saya, mengemukakan :
    “Saya tidak dapat menolak undangan saudara saya DR. Amien
    Rais”. Untuk menjadi keynote speaker pada peluncuran buku
    Pak Amien Rais, “Agenda Mendesak Bangsa : Selamatkan
    Indonesia !”, tgl 13 Mei 2008 di Senayan.

    Ada hal yang menarik yang disampaikan Pak Anwar kepada saya
    di dalam mobil, dari bandara menuju ke Senayan, “Meskipun
    suhu politik di Indonesia dan Malaysia sedang menaik,
    tetapi kegiatan akademik, termasuk kajian Islamic
    Epistemology yg sedang dilakukan oleh IIIT Asia Tenggara,
    supaya terus ditingkatkan.”. Anwar Ibrahim adalah seorang
    cendekiawan, budayawan, negarawan dan politisi yang
    tercerahkan.

    Pak Amien Rais menawarkan tugas-tugas yang mendesak, dan
    perlu didesakkan, untuk menyelamatkan bangsa. Bukunya yg
    diluncurkan, dg menghadirkan pembicara Prof. DR. Sri Edy
    Swasono, DR. Jalaluddin Rahmat dan May Jen Saurip Kadi,;
    yang dipandu oleh DR. Effendy Ghozali, mendapat sambutan
    luas dari masyarakat. Dan perlu dibaca oleh semua yg peduli
    terhadap nasib umat dan bangsa.

    Teriring salam untuk Bapak dan Ibu PCIM dan Aisyiyah di
    Belanda dan Eropa pada umumnya. Saya ada rencana ke Brussel
    untuk konperensi IPRA (International Peace Research
    Association). Pada bulan Juli 1990 saya pernah menghadiri
    IPRA conference di Groningen Universiteit.

    Do’a saya sekeluarga untuk Pak Surya Ali Negara.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    Habib Chirzin, Jakarta

  15. 15 Fauziah Khoirunisa. Surabaya Juni 2, 2008 pukul 6:39 pm

    Pak Slamet, perkenalkan saya Fauziah putri dari Ibu Rini Pudjiastutik yang hari ini tulisannya dimuat oleh Pak Slamet. Terimakasih karena telah mengajari Ibu saya menulis di sini. Suatu saat saya juga ingin jadi penulis terkenal seperti Pak Slamet.

    Jawaban redaksi:
    Terima kasih, saya yakin Fauziah Khoirunisa kalau sudah dewasa nanti bisa jadi penulis terkenal. Sekarang masih usia 9 tahun ya? Tentu harus rajin belajar, biar cita-citanya tercapai.

  16. 16 Habib Chirzin, Jakarta, from Singapore Juni 14, 2008 pukul 11:49 am

    Assalamu’alaikum.
    The Lamentations of Salahuddin Al – Ayubi: “I asked for Strength and Allah gave me difficulties to make me strong. I asked for Wisdom and Allah gave me problem to solve. I asked for Prosperity and Allah gave me faculty and nenergy to work. I asked for Courage and HE gave me danger to overcome. I asked for Love and HE gave me trobled poeple to help. I asked for Favors and HE gave me oppurtunities. I asked wanted Nothing for my self, but I received everything I needed” from A Salam Sultan, Muhammadiyah Singapore.
    Wassalam, Habib Chrizin.

  17. 17 Nasir Chirzin, Jogja Juni 20, 2008 pukul 9:35 am

    Alhamdulillah, Yayasan Kanthil Kotagede Jogjakarta 12 Juni 2008 di Hotel Sunan Solo dapat penghargaan atas pengabdiannya sebagai pelestari benda cagar budaya. Penghargaan tersebut berasal dari Menteri Kebudayaan dan Pariiwisata RI, Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia, Dinas Purbakala Provindi DIY.

  18. 18 Achmad Udiyanto, Surabaya Juni 26, 2008 pukul 3:06 pm

    Saya prihatin dengan para mahasiswa yang melakukan unjuk rasa menentang kenaikan BBM di Jakarta dengan cara merusak fasilitas umum, membakar mobil polisi, mobil plat merah. Yang dirugikan adalah masyaratakat umum. Saya menghimbau kepada para mahasiswa agar menyampaikan aspirasi secara dewasa. Bravo para mahasiswa, perjuangkan terus aspirasi anda.

  19. 19 Imnas Nurhayani, Jakarta Juli 9, 2008 pukul 2:13 pm

    SALAM KENAL.
    Dengan FRONT KOMUNITAS INDONESIA SATU (FKI-1). Ormas Independen. Sekretariat: Gd. Dewan Pers. Lt.5. Jl. Kebon Sirih 32-34 Jakarta Pusat. Tlp: 021 3503349, 3864167.

  20. 20 Amir Ilyas, Makassar Juli 15, 2008 pukul 8:02 pm

    Terima kasih buat redaksi Gagasan Hukum atas dimuatx tulisan kami. Kalau saya punya tulisan lagi tentang kelemahan KUHP apa bisa dimuat?

    Jawaban redaksi:
    Silakan dikirim ke redaksi, kami tunggu tulisan anda.

  21. 21 Amir Ilyas, Makassar Juli 15, 2008 pukul 8:06 pm

    Saya punya saran gimana kalau hasil tulisan, dijadikan buku sehingga punya ISBN. Itu sangat membantu untuk dosen untuk naik pangkat (nambah kredit).Thanks.

  22. 22 Zulkifli S Ekomei dan Bambang Sulistomo, Jakarta Juli 24, 2008 pukul 11:27 am

    Hampir semua institusi di negeri ini dikuasai oleh “golongan hitam”. Kita harus menghentikannya. Mari kita mulai dengan “Musyawarah Nasional Golongan Putih” di Jakarta. Mohon kirimkan masukan ke email: drzulse@yahoo.com

    Salam perjuangan.
    Zulkifli S Ekomei dan Bambang Sulistomo
    Jakarta

  23. 23 M Habib Chirzin, Jakarta Agustus 16, 2008 pukul 3:55 pm

    Siang hari ini saya menerima kunjungan Presidential Friends of Indonesia ke Darunnajah sebanyak 30 tokoh dari 27 negara. Merdeka!

  24. 24 Adeng, Jakarta Agustus 27, 2008 pukul 1:55 pm

    Pak Slamet yth.
    Sebelumnya saya doakan semoga Bapak dalam keadaan sehat selalu
    sehingga bisa membawa Media Gagasan Hukum sebagai Media yang
    dibutuhkan masyarakat dalam mengikuti perkembangan terbaru mengenai hukum dan politik.
    Pak apakah kalau seseorang ingin menulis/mengirikan artikel atau tulisan ke Gagasan Hukum (Tulisan tersebut belum pernah dimuat di Media Massa) mendapatkan Honor dari tulisannya tersebut?
    Terimakasih atas jawaban Bapak. Salam hormat saya.

    Jawaban redaksi:
    Adeng, tulisan yang dikirim ke Gagasan Hukum biasanya kami sebut sebagai “artikel partisipasi”. Sementara ini tidak ada honornya. Terima kasih Adeng!.

  25. 25 Puji Ernayanti, Tuban September 30, 2008 pukul 6:35 pm

    Andai jari tak dapt bersentuh, tangan tak dapat bersalam, hendaknya batin kita tetap bertaut. “Minal Aidzin wal Faizin. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat hari Raya Idul Fitri 1429 H”.

  26. 26 Yusron Aminulloh, Surabaya September 30, 2008 pukul 6:36 pm

    Kami sekeluarga dari hati yang paling dalam mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H”. Mohon maaf lahir dan batin, semoga amal ibadah kita selama bulan Ramadhan mendapat ganjaran dari Allah SWT.

  27. 27 David Tri Putra, Surabaya September 30, 2008 pukul 6:37 pm

    Bersama kita satukan hati, menyambut kemenangan di hari yang fitri. Selamat Idul Fitri 1429 H mohon maaf lahir dan batin.

  28. 28 Fatichuddin, Gresik September 30, 2008 pukul 6:38 pm

    Kami pasti beri maaf kepada semua saudara seiman. Tolong beri kami sepotong hati dengan memaafkan kami, agar bisa kembali suci di hari fitri ini.

  29. 29 Eka Putranta, Mojokerto September 30, 2008 pukul 6:40 pm

    Taqobbalallahu minna wa minkum. Minal aizin wal faizin. Moohon maaf lahir & batin.

  30. 30 Martono, Surabaya September 30, 2008 pukul 6:42 pm

    Taqobbalallahu minna wa minkum, taqobbal ya karim.Mohon maaf atas segala kesalahan & kekhilafan selama ini. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H. Minal aidzin dal faidzin.

  31. 31 Syamsul Hidayat, Solo September 30, 2008 pukul 6:45 pm

    Sinartan tulusing raos sucining kalbu mugi sirno sedoyo dosa kalepatan gumatos rumaketing silaturrohim mijil manjalmaning sesanti “taqobbalallah minna wa minkum”

  32. 32 Djenny MZ, Surabaya September 30, 2008 pukul 6:46 pm

    Taqobbalallahu minna wa minkum. Minal aizin wal faizin. Mohon maaf lahir & batin 1 Syawal 1429 H.

  33. 33 Mas’ad Fachir, Surabaya September 30, 2008 pukul 6:48 pm

    Taqobbalallahu minna wa minkum. Minal aizin wal faizin. Mohon maaf lahir & batin. Happy Ied Fitri 1429 H.

  34. 34 Aribowo, Surabaya September 30, 2008 pukul 6:50 pm

    Taqobbalallahu minna wa minkum, taqobbal ya karim. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H.Semoga amaliah ramadhan kita dapat rdha Allah rabbul alamin, Maaf lahir-batin.

  35. 35 Sudjono, Surabaya September 30, 2008 pukul 6:51 pm

    Taqobbalallahu minna wa minkum, taqobbal ya karim. Kami mengucapkan Selamat Idul Fitri 1429 H. Minal aidzin dal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin.

  36. 36 Birkah Latif, Makassar September 30, 2008 pukul 7:04 pm

    Selagi bisa, selagi ada waktu, selagi masih di bulan penuh ampunan”. Mohon maaf lahir batin. Taqobbalallahu minna wa minkum, taqobbal ya karim. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H.

  37. 37 Sunartoyo, Surabaya September 30, 2008 pukul 7:07 pm

    Allahu Akbar … 2x walillah ilham, Gema takbir, tahmid & tahlil membuka fajar gerbang kemenangan perjuangan kita melawan hawa nafsu. Pancaran kalbu sebening hati yang tulus seiring pemoonan maaf dari segala kesalahan & kekhilafan. Selamat Idul Fiitri 1429 H, mohon maaf lahir-batin.

  38. 38 Is Irawati, Surabaya September 30, 2008 pukul 7:10 pm

    Tebing tinggi dapat didaki, dendam di hati susah dijajaki. Sambut hari kemenangan bersihkan hati, kikis semua benci & dengki. Minal Aidzin wal Faidzin.

  39. 39 Khoirul Huda, Surabaya September 30, 2008 pukul 7:11 pm

    Minal Aidzin wal Faidzin. Mohon maaf lahir-batin. Selamat Idul Fiitri 1429 H,

  40. 40 Amir Ilyas, Makassar September 30, 2008 pukul 7:12 pm

    Sesuai dengan hasil rukyat internasional (melihat bulan) telah nampak hilal (bulan) 1 Syawal 1429 H aau 30 September 2008 M di Negara-negara Arab. Selamat Idul Fitri 1429 H. Taqobbalallahu minna wa minkum (semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua).

  41. 41 M Nabiel, Surabaya September 30, 2008 pukul 7:14 pm

    Kami mohon maaf dengan tulus, lahir batin, yang disengaja atau pun tidak. Selamat idul Fitri 1429 H.

  42. 42 Bayu Pradana, Surabaya September 30, 2008 pukul 7:15 pm

    Satukan tangan, satukan hati, itulah indahnya silaturrahmi. Di hari kemenangan kita padukan keikhlasan untuk saling memaafkan. Selamat Idul Fiitri 1429 H. Minal Aidzin wal Faidzin. Mohon maaf lahir-batin.

  43. 43 Fery Susilo Hartono, Surabaya September 30, 2008 pukul 9:21 pm

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin

  44. 44 Faisal Noor, Jakarta September 30, 2008 pukul 9:22 pm

    Alhamdulillah !!!. Kita semua masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk saling memaafkan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin

  45. 45 Susilo Katulistyawati, Surabaya September 30, 2008 pukul 9:23 pm

    Fitri itu bersih, maaf itu peduli. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin

  46. 46 Wiek Herwiyatmo, Surabaya September 30, 2008 pukul 10:08 pm

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT dan kita selalu dalam lindungan-Nya Amin.

  47. 47 Rosita Indrayati, Sidoarjo September 30, 2008 pukul 10:08 pm

    Di hari nan suci ini tiada kata yang lebih indah untuk diucapkan selain minal aidzin wal faidizin. Mohon maaf lahir & batin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H

  48. 48 Yuniarti, Surabaya Oktober 1, 2008 pukul 5:36 am

    Kecubung pandan dari Kalimantan, cantik disanding dengan berlian, berhubung sudah lebaran, salah & khilaf mohon dimaafkan.

  49. 49 Hari Purwadi, Surabaya Oktober 1, 2008 pukul 5:39 am

    Idul fitri dating kembali, disambut takbir sampai pagi. Kami ingin masuki bulan baru dengan hati bersih. Mohon maaf lahir dan batin. Minal aidzin wal faidzin, kullu aamin wa antum bikhairin.

  50. 50 Mohammad Arifin, Gresik Oktober 1, 2008 pukul 5:40 am

    Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin atas semua kekhilafan yang telah terbuat.

  51. 51 Mufti Mubarak, Surabaya Oktober 1, 2008 pukul 7:00 am

    30 hari cinta hakiki, perburuan pelangi 1000 bulan, songsong kemanangan hati. Mohon maaf lahir dan batin yang terdalam.

  52. 52 Asmari Asnan, Lawang Oktober 1, 2008 pukul 7:01 am

    Tiada pemberian yang terindah selain maaf dan tiada perbuatan terindah selain memaafkan. Di hari yang fitri 1 Syawal 1429 H ini kami mohon maaf lahir dan batin.

  53. 53 Syafi’I, Sidoarjo Oktober 1, 2008 pukul 7:01 am

    Taqobbalallahu minna wa minkum. Minal aizin wal faizin. Mohon maaf lahir & batin. Selamat Idul Fitrii 1429 H

  54. 54 Ferry Is Mirza, Malang Oktober 1, 2008 pukul 7:02 am

    Dengan segala kerendahan hati kami menghaturkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin.

  55. 55 Dicky Subagyo. Surabaya Oktober 1, 2008 pukul 7:03 am

    Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan bati. Bengkel Muda Surabaya.

  56. 56 Soepomo, Surabaya Oktober 1, 2008 pukul 7:30 am

    Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan bati. Bengkel Muda Surabaya.

  57. 57 Sholik Al Huda, Surabaya Oktober 1, 2008 pukul 7:31 am

    Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan hati.Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT sehinggakita menjadi lebih baik dan menjadi yang terbaik.

  58. 58 Akhmad Munir, Sidoarjo Oktober 1, 2008 pukul 7:32 am

    Taqobbalallahu minna wa minkum. Minal aizin wal faizin. Mohon maaf lahir & batin. Dengan penuh kerendahan hati kami menghaturkan mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan selama ini. Selamat Idul Fitri 1429 H.

  59. 59 Chusnul Busyro, Sidoarjo Oktober 1, 2008 pukul 7:33 am

    Alhamdulillah ramadhan telah kita lalui semoga mengantarkan kita berhati bersih dari salah/khilaf. Di hari yang fitri ini kami mengucapkan mohon maaf lahir batin

  60. 60 Sahat Tua Parlindungan Simanjutak, Surabaya Oktober 10, 2008 pukul 3:37 pm

    Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin, saya bersyukur untuk hubungan persahabatan kita selama ini. Horas!

  61. 61 Muhadjir Effendy, Malang Oktober 10, 2008 pukul 3:37 pm

    Dari hati yang tulus kami berdoa, semoga dengan Ramadhan 1429 H, Allah SWT mengaruniai rahmat, barokah dan maghfiroh kepada Slamet Hariyanto sekeluarga. Mengucapkan selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.

  62. 62 A Indah Camelia, Mojokerto Oktober 10, 2008 pukul 3:38 pm

    Taqobbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf segala kesalahan dan sama-sama memaafkan adalah hadiah paling istimewa. Selamat Idul Fitri 1429 H.

  63. 63 Dede Agus, Banten Oktober 10, 2008 pukul 3:38 pm

    Saya dan keluarga mengucapkan Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin.

  64. 64 Jamhadi, Surabaya Oktober 10, 2008 pukul 3:39 pm

    Kami sampaikan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin.

  65. 65 Chamim, Malang Oktober 10, 2008 pukul 3:40 pm

    “Dan yang terbaik diantara yang pernah berbuat salah adalah saling memaafkan. (QS3:134)”. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin.

  66. 66 Djoko W. Tjahjo, Gresik Oktober 10, 2008 pukul 3:40 pm

    Semoga Allah meridloi ibadah dan kehisupan kita. Taqobbalallahu minna wa minkum.

  67. 67 M Anis, Surabaya Oktober 10, 2008 pukul 3:41 pm

    Taqobbalallahu minna wa minkum. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan saya

  68. 68 Ali Imron, Surabaya Oktober 10, 2008 pukul 3:41 pm

    Walau langkah tak bertemu, tangan tak berjabat tangan, namun ijinkan hati memohon maaf yang setulus-tulusnya. Taqobbalallahu minna wa minkum.

  69. 69 Moh Mansur, Ponorogo Oktober 10, 2008 pukul 3:42 pm

    Taqobbalallahu minna wa minkum. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin.

  70. 70 Maqdir Ismail, Jakarta Oktober 10, 2008 pukul 3:43 pm

    Di akhir bulan penuh ampunan dan di hari kemenangan ini, perkenankan kami menyampaikan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin atas segala kelalaian dan kekhilafan.

  71. 71 Admin Jurnal Oktober 12, 2008 pukul 7:23 pm

    Selamat atas tampilan media yang sederhana dan berjejaring luas ini.

    Putra
    Jurnal Geofilsafat

  72. 72 Djenny MZ, Surabaya Oktober 15, 2008 pukul 11:46 am

    Makasih sudah muat sms ku yang berisi ketulusan hati dan mudah-mudahan selalu sehat dan banyak rezeqi serta lancar segalanya. Amin yaa Rabbal Alamin.

  73. 73 M Djupri, Malang Oktober 16, 2008 pukul 2:01 pm

    Cak Slamet Hariyanto sekeluarga Yth
    Saya ucapkan selamat Idul Fitri, walau agak terlambat. Maaf lahir batin. Saya mencari kesana-kemari lewat dunia maya, termasuk ke (GagasanHukum.WordPress.Com), draf RUU tentang pornografi tapi tidak ketemu.
    Sudilah Anda membantu. Terima kasih.

    Jawaban redaksi:
    Mas Djupri bisa buka di 2 situs saya (GagasanHukum.WordPress.Com) dan (SlametHariyanto.WordPress.Com) ada WebLinks Lembaga Negara (cari DPR RI, di klik), dan seterusnya cari rubrik RUU. Insya’Allah yang Mas Djupri cari ada disitu. Matur nuwun Mas!.

  74. 74 Zakaria Anshori Oktober 31, 2008 pukul 5:08 pm

    Terima kasih kepada pimpinan dan redaktur gagasanhukum.wordpress.com atas perhatiannya sehubungan dengan pelantikan kami sebagai Direktur dan Sekretaris LBH PUSURA 2008-2013. Ke depan kami berharap ada kerja sama yang lebih instensif dan support bagi lembaga kami dalam upaya pemberdayaan hukum bagi masyarakat dan penegakan hukum di Indonesia. Semoga gagasanhukum.wordpress.com ke depan semakin berkembang dan menjadi wadah komunikasi bagi para akademisi, praktisi, dan aparat penegak hukum lainnya. (Zakaria Anshori, direktur LBH Pusura Surabaya).

  75. 75 M Habib Chirzin, Jakarta November 16, 2008 pukul 10:15 am

    Bahtiar Effendy kasih informasi Kamla Bhashin dimuat di Kompas hari ini. Kamla pernah kunjungi kegiatan saya di Pondok Pesatren Pabelan, Magelang, Jateng, 1976. Dua kali nulis di Asian Action ACFOD dan Action for Devt FAO, 1977. Saya pernah menginap di rumahnya, 1978. Terus kontak sampai sekarang.

  76. 76 Wigati, Surabaya November 18, 2008 pukul 11:45 am

    Saya tertarik dengan tulisan Pak Slamet tentang Opsi Suara Terbanyak
    dan Prioritas Penempatan Nomor Urut Caleg Perempuan. Menurut saya, ada
    beberapa hal yang menjadi titik krusial:

    1) Fakta bahwa perempuan jumlahnya lebih banyak dari laki-laki, maka
    apabila tidak ada “proteksi” terhadap perempuan, dipastikan keterwakilan
    perempuan di dunia politik akan semakin menipis, karena saat ini belum
    saatnya perempuan dihadapkan “vis a vis” dgn kaum pria.Perempuan akan
    kalah, selanjutnya, perempuan akan semakin apolitis.

    2) Terhadap Opsi Suara terbanyak; maka hal tersebut hanya akan
    menguntungkan Caleg yang Kaya dan Berkuasa sebab:
    a. Mereka yang kaya bisa bagi-2 duit dsb untuk memperoleh suara
    terbanyak. Mungkin, kecuali artis atau tokoh yg sangat ternama bisa tanpa
    duit.
    b. Penyelenggara pemilu belum sepnuhnya adil dan profesional; Mereka
    yang kaya akan “membeli” suara di PPK maupun KPUD, atau bahkan dengan
    intimidasi untuk merekayasa suara terbanyak. Jangan dipikir penyelenggara
    pemilu kita – terutama di daerah- betul-2 “lurus” menjalankan tugas.
    Akhirnya, yang jadi anggota legislatif nantinya semua orang kaya,orang
    miskin tidak terwakili. kasihan calon dari orang lemah. Tks, Salam.

  77. 77 Bagus Ramadian November 26, 2008 pukul 6:52 pm

    Ass.. Kpd Nurul Anwar S.H,
    Slamat Dimuatnya lagi tulisan u..truskan
    trimakasih..

  78. 78 Faishal Arief. Surabaya Desember 2, 2008 pukul 1:46 am

    Salam,
    Saya membaca webblog anda sangat aktif loh pak… hampir tiap hari, ya awalnya sih dari pacar saya (Nur Khalimatus Sa’diyah). Tapi tolong pak, sekali-kali dimuat artikel hukum tentang bangunan cagar budaya yang sekarang mulai dilupakan kelestariannya. Soalnya dapat menambah wawasan saya sesuai dengan bidang bangun membangun gedung (kontraktor). Sukses selalu buat pak Slamet, dan semoga diberi kesehatan dan rizki yang buanyak. Matur nuwun.

    Jawaban redaksi:
    Matur nuwun juga. Usulan menarik, mungkin ada pembaca yang berminat menulis artikel hukum tersebut, silakan. Redaksi dengan senang hati akan memuatnya.

  79. 79 Umi Anita, Surabaya Januari 2, 2009 pukul 5:06 pm

    Sudah 2 minggu ini artikel hukum karya Syarief tidak nongol di website ini. Padahal dia dalam Pembaca Menulis 18 Desember 2008 mengatakan punya banyak artikel hukum, tapi tidak tahu cara mengirimkan ke GagasanHukum.WordPress.Com.

    Lain kali kalau menulis surat pembaca jangan main-main ya Syarief! Soalnya website ini dibaca banyak orang, terutama dari komunitas hukum.

    Jawaban redaksi:
    Betul, Umi Anita, redaksi telah menerima sebanyak 7 surat yang isinya senada dengan anda tentang Syarief. Maka, sejak hari ini (Rabu, 7 Januari 2009), surat Syarief telah kami hapus dari kolom “pembaca menulis”. Terima kasih atas perhatiannya.

  80. 80 Ine Ventyrina, Samarinda Februari 6, 2009 pukul 6:19 am

    Assalaamu’alaikum
    Salam kenal buat tim GagasanHukum.WordPress.Com. Saya, Ine Ventyrina, alumni Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, saat ini sebagai staf pengajar Fakultas Hukum Universitas Mulawarman.Saya salut sama Mbak Siti Kotijah yang telah membuka cakrawala silaturrahmi dengan media online GagasanHukum.WordPress.Com. Bravo ya Mbak, artikel Mbak selalu uptodate. Bravo juga buat media online GagasanHukum.WordPress.Com.
    Terima kasih atas dimuatnya komentar saya, walaupun saya pendatang baru di situs ini.
    Wassalaamu’alaikum

  81. 81 David Maret 25, 2009 pukul 12:31 am

    INI BUKTINYA : PUTUSAN SESAT PERADILAN INDONESIA

    Putusan PN. Jkt. Pst No. 551/Put.G/2000/PN.Jkt.Pst membatalkan demi hukum atas Klausula Baku yang digunakan Pelaku Usaha. Putusan ini telah dijadikan yurisprudensi.
    Sebaliknya, putusan PN Surakarta No. 13/Pdt.G/2006/PN.Ska justru menggunakan Klausula Baku untuk menolak gugatan (karena terindikasi gratifikasi di Polda Jateng serta pelanggaran fidusia oleh Pelaku Usaha). Inilah bukti inkonsistensi Penegakan Hukum di Indonesia.
    Quo vadis hukum Indonesia?

    David
    (0274)9345675

  82. 82 Erizal Koto Maret 30, 2009 pukul 6:46 pm

    Pak Gubernur, saya mohon untuk dibantu. Saya baru diangkat sebagai PNS bln Februari 2009. Saya diberi tugas sbg penjaga malam yang bekerja full 1 bln, masuk jam 18.00 wib s/d 06.00 wib, setiap hari, tanpa ada aplusan dan shift. Yang saya tanyakan kenapa saya tidak dikasih uang lembur, sedangkan di dalam peraturan gubernur yang keteragannya: Apabila PNS diberi tanggung jawab, atau diperintahkan dinas diluar jam dinas, diberikan lembur maksimal 8 jam. Kenapa kami tidak dikasih pak?

  83. 83 Yanti Gobel April 5, 2009 pukul 7:08 am

    Hari ini adalah hari terakhir kampanye pemilu legislatif 9 April 2009. Semoga tetap berlangsung damai dan tanpa pelanggaran hukum yang berdampak pada masyarakat luas.

  84. 84 Ramadhani April 7, 2009 pukul 11:19 am

    Sebelumnya nama saya Ramadhani mahasiswa dari Fakultras Hukum Unsri, saya ucapin selamat kepada situs GagasanHukum.WordPress.Com. Meniurut saya situs ini banyak memberikan manfaat tidak hanya di kalangan akademisi tetapi bagi semua pihak.
    Setelah saya baca artikel di situs ini tentang alat bukti dokumen elektronik dalam perkara perdata, ada yang mau saya tanyakan sehubungan dengan penelitian yang saya lakukan. Bagaimanakah pembuktian yang diajukan oleh nasabah apabila nasabah hanya menggunakan print out atau hasil cetak dari ATM dalam pembayaran tagihan kartu kredit apabila terjadi kesalahan sistem dalam pengoperasian jaringan di suatu bank?Yang saya maksudkan adalah saya membayar tagihan kartu kredit melalui ATM, dan transaksi tersebut berhasil. Namun di bank tersebut saya dikatakan belum membayar tagihan kartu kreditnya dan saya mengalami kerugian karena saldo saya sudah terdebet dan saya dikenakan bunga atas keterlambatan pembayaran tagihan kartu kredit?

    Jawaban redaksi:

    Yang anda maksud artikel judul lengkapnya apa, penulisnya siapa, posting tanggal berapa, itu kekurangan pertanyaan dalam surat pembaca anda. Saran kami, jika tertulis alamat email penulisnya dalam artikel tersebut, silakan korespondensi dengan penulisnya. Terima kasih.

  85. 85 David April 30, 2009 pukul 2:20 pm

    MENGGUGAT PUTUSAN SESAT HAKIM BEJAT

    Putusan PN. Jkt. Pst No.Put.G/2000/PN.Jkt.Pst membatalkan Klausula Baku yang digunakan Pelaku Usaha. Putusan ini telah dijadikan yurisprudensi.
    Sebaliknya, putusan PN Surakarta No.13/Pdt.G/2006/PN.Ska justru menggunakan Klausula Baku untuk menolak gugatan. Padahal di samping tidak memiliki Seritifikat Jaminan Fidusia, Pelaku Usaha/Tergugat (PT. Tunas Financindo Sarana) terindikasi melakukan suap di Polda Jateng.
    Ajaib. Di zaman terbuka ini masih ada saja hakim yang berlagak ‘bodoh’, lalu seenaknya membodohi dan menyesatkan masyarakat, sambil berlindung di bawah ‘dokumen dan rahasia negara’.
    Statemen “Hukum negara Indonesia berdiri diatas pondasi suap” (KAI) dan “Ratusan rekening liar terbanyak dimiliki oknum-oknum MA” (KPK); adalah bukti nyata moral sebagian hakim negara ini sudah terlampau sesat dan bejat. Dan nekatnya hakim bejat ini menyesatkan masyarakat konsumen Indonesia ini tentu berdasarkan asumsi bahwa masyarakat akan “trimo” terhadap putusan tersebut.
    Keadaan ini tentu tidak boleh dibiarkan saja. Masyarakat konsumen yang sangat dirugikan mestinya mengajukan “Perlawanan Pihak Ketiga” untuk menelanjangi kebusukan peradilan ini.
    Siapa yang akan mulai??

    David
    HP. (0274)9345675

  86. 86 Noor Fatimah Mediawati Mei 11, 2009 pukul 7:47 pm

    Semenjak Antasari Azhar ditahan Polda Metro Jaya, Rona wajah KPK yang selama ini mengundang decak kagum dan simpati publik, mendadak keruh. Bagaimana tidak?. Ketua badan superbodi ini kini menjadi tersangka kasus pembunuhan.
    Blow up media yang hampir setiap hari tidak pernah absen menyoroti kasus Antasari seolah semakin membuat KPK tenggelam. Walau sesungguhnya tidak demikian. Melalui kepemimpinan kolegial, KPK berusaha bangkit dari keterpurukan. Dengan tegas mereka mengatakan bahwa KPK bukan Antasari dan Antasari bukan KPK.
    Cukup melegakan memang, jika KPK terus berupaya bertahan untuk menegakkan kaki melawan korupsi di negeri ini, hatta sebagian ruhnya, diakui maupun tidak, terasa kurang lengkap tanpa hadirnya Antasari.
    KPK, memang harus tetap berdiri.
    KPK, akan selalu ditunggu kiprahnya menyeret para koruptor ke meja hijau.
    KPK, apapun keadaannya, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah (terhadap Antasari), maju dan buktikan, bahwa kiprahmu selalu ditunggu.

  87. 87 Chusnul Busro Mei 18, 2009 pukul 9:44 am

    Selamat atas pelantikan advokat tempo hari. Selamat berkarya dan Insya Allah manfaat buat banyak pihak. salam chbusro.blogspot.

  88. 88 Hatta Radjasa Juni 18, 2009 pukul 12:01 pm

    Mohon buka 3 link ini ya

  89. 89 Daniel M Rosjid, Surabaya Juni 22, 2009 pukul 7:49 pm

    Anak-anak Indonesia bisa menerima hasil evaluasi yang menunjukkan bahwa mereka tidak lulus asal evaluasi tersebut dilakukan oleh guru-guru mereka sendiri secara komprehensif, bukan oleh mesin pemindai bodoh yang tidak mengenal mereka.
    Histeria dan depresi mereka yang dinyatakan tidak lulus melalu ujian nasional lebih disebabkan karena mereka merasa telah diperlakukan tidak adil oleh sistem evaluasi yang tidak menghargai mereka sebagai manusia konsumen.
    Bagi saya, ketidaklulusan 1 % sudah terlalu banyak. Ketidaklulusan 30 % hasil evaluasi yang fair oleh guru lebih adil dan lebih bisa diterima nurani dan akal sehat.
    Saya berharap tidak ada lagi korban ujian nasional tahun depan.

  90. 90 Insana Melia Dwi Cipta, Bangkalan, Madura Juni 22, 2009 pukul 7:50 pm

    Setuju pendapat Daniel M Rosjid. Untuk ujian nasional sekarang target nilai yang harus dicapai oleh anak didik terlalu tinggi. Dan pencapaian target tersebut tidak didasarkan pada kualitas pendidikan di Indonesia yang masih rendah, baik itu manajemen maupun kualitas SDM pendidik.

  91. 91 Jamhadi, Surabaya Juni 26, 2009 pukul 8:32 am

    Alhamdulillah hingga sekarang sudah selesai DED untuk dana insentif warga tidak mampu dan dikirim ke Dinas PU Provinsi Jatim. Kalau masih ada teman, tetangga, atau warga yang rumhanya belum ada jaringan PDAM, masih ada kota sekitar 20.000 KK lagi. Sungguh saying bila tidak terserap dana gratis jenis ini, karena bisa hangus bila tidak terpakai. Silakan sebarkan info ini, atau langsung datang ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surabaya Jl Prof Dr Moestopo 2 Surabaya.

    Dr Ir H Jamhadi MBA, anggota Badan Pengawas PDAM Surabaya

  92. 92 Ine Ventyrina SH Juli 13, 2009 pukul 8:56 pm

    Assalaamu’alaikum untuk semua teman2 redaksi GagasanHukum.WordPress.Com
    Samarinda, 13 Juli 2009.

    Barokallohu…congratulation for Mba Siti Kotijah for your success on passing by the theses examination at Airlangga University. Welcome back to our team, Mulawarman University, East Kalimantan.
    Wassalaamu’alaikum.

    Ine Ventyrina SH, staf pengajar di Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, alumni dari Universitas Sumatera Utara.

  93. 93 tforce2009 Juli 28, 2009 pukul 10:07 am

    aio Gan dukung Pulau Komodo sebagai new7wonders

  94. 94 Ine Ventyrina Agustus 5, 2009 pukul 7:42 pm

    Assalaamu’alaikum untuk teman-teman redaksi

    Congratulation for Bpk Slamet Hariyanto and all teamwork at GagasanHukum, on your achievement to spread its popularity and connectivity through out Indonesia, especially Malaysia. Thank’s a lot for your sms, pak Slamet. I really appreciate your attention and motivation.And for Mbak Siti Kotijah, your coming have been waiting by us, your team partner at Mulawarman University.

    Wassalaamu’alaikum
    Ine Ventyrina SH, staf pengajar di Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, alumni dari Universitas Sumatera Utara

  95. 95 Ine Ventyrina September 3, 2009 pukul 11:46 am

    Assalaamu’alaikum…
    Salam hangat untuk seluruh rekan redaksi GagasanHukum.WordPress.Com. I wish to say congratulation to Mbak Siti Kotijah for joining our teamwork at Mulawarman University, East Kalimantan. Thank you…

    Wassalaamu’alaikum

  96. 96 Dion September 3, 2009 pukul 4:39 pm

    Tak apa kafilah berlalu yang penting SBY & Boediono saya selalu mendukung kebijakan mereka.

  97. 97 Ine Ventyrina, SH September 28, 2009 pukul 3:00 pm

    Medan, Universitas Sumatera Utara, 28 September 2009
    Assalaamu’alaikum…
    Kepada seluruh team redaksi gagasanhukum.wordpress.com, juga rekan alumni 2009 Program Magister Ilmu Hukum Universitas Airlangga Angkatan 2007, kami menghaturkan Selamat Idul Fitri 1430 H Minal Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin…

    Salam sejawat,
    Ine “Jasmine” Ventyrina, staf pengajar Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, saat ini sedang kuliah Master di Sekolah Program Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, telp:08565328921, 081396534624.

  98. 98 Achmad Udiyanto Oktober 8, 2009 pukul 4:45 pm

    Ass.wr wb.
    “CICAK MELAWAN BUAYA”
    “Saya tertarik dengan Istilah “CICAK MELAWAN BUAYA” sebenarnya intilah CICAK dalam kehidupan Nyata adalah Binatang yang Sangat KECIL yang mana cicak adalah pemakasn nyamuk yang selalu menempel didinding dan BUAYA adalah Binatang yang Sangat Buas dan ganas dan akan Menerkam Apapun yang ada didepanya. dan istilah tersebut muncul setelah terjadi persetruan antara Dua Lembaga Penegak Hukum dinegeri kita yaitu antara KPK dan KEPOLISIAN,awalnya muncul persetruan tersebut muncul karena kasus “ANTASARI ASHAR” sang Mantan ketua KPK(Non Aktif) yang kena Kasus Pribadi yang mana Sang Mantan Ketua merasa dia dipinggirkan atau dia merasa dihabisi setelah kasusnya “PEMBUNUNAHNYA”muncul dipUblik dan dia merasa tidak mendapat pasilitas atau bantuan dari Teman2nya diKPK kemudian didalam Sel Dia Ngoceh membuat tulisan yang menurut Istilahya “TESTIMONI” yang mana menurut saya SANG MANTAN KETUA tidak rela dia MENDEKAM sendirian didalam PENJARA maka dia ingin Menyeret para wakil ketua lainya untuk masuk didalam PENJARA, Testimoni tersebut isinya bahwa diTubuh KPK selama ini telah terjadi Penyimpangan2 yang dilakukan oleh para “WAKIL KETUA” KPK, yang mana seharusnya ISU tersebut tdk perlu ditampilkan Kepublik karena Itu merupakan BOROK ditubuh KPK,
    dengan munculnya kasus tersebut POLISI menanggapi TESTIMONI tersebut,dan akirnya kasus tersebut melebar kemana-mana.dan muncul anggapan telah terjadi persetruan antara KPK dengan KEPOLISIAN,kalau menurut saya KEPOLISIAN sudah menjalankan tugasnya sesuai dengan “KEWENANGANYA”, OLEH KARENA ITU SEKARANG KITA LIHAT BAGAIMANA akir dari semua Permasalahan tersebut,apakah nanti para ‘WAKIL KETUA KPK” itu akan menyusul SANG KETUA non Aktif (ANTASARI ASHAR) KEPENJARA, sehingga semua akan jelas dan tidak akan ada Istilah lagi”CICAK MELWAN BUAYA”…..

    “BRAVO UNTUK PARA REKAN-REKAN KEPOLISIAN JALANKAN KEWENANGAN ANDA “SESUAI DENGAN UNDANG-UNDANG YANG BERLAKU, MAJU TERUS PANTANG MUNDUR”!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!.

    Audiyanto@yahoo.co.id

  99. 99 Melany Lassa Oktober 26, 2009 pukul 3:13 pm

    Universitas Surabaya (UBAYA) adalah universitas yang cukup terkenal di wilayah Jawa Timur. Banyak fasilitas yang didapatkan dengan cara yang mudah contohnya adalah gedung perpustakaan yang bisa digunakan 24 jam (Lt.1) untuk ruang baca dan ruang internet yang dapat digunakan dengan mudah oleh mahasiswa UBAYA. Hanya yang menjadi kendala yaitu ada pada mahasiswa itu sendiri, mahasiswa UBAYA cenderung bersifat individualistis dan materialis. Dampaknya, kampus tidak menjadi sarana yang tepat bagi mahasiswa untuk berekspresi malah sebaliknya bagi sebagian besar mahasiswa menjadi minder. Akibatnya organisasi mahasiswa tidak murni sebagai wadah mahasiswa berkarya dan menimba pengalaman tapi sebagai wadah bagi sebagian mahasiswa membentuk kelompok untuk menunjukkan apa yang mereka punya.

  100. 100 Dhanial Revi, Surabaya November 2, 2009 pukul 8:39 pm

    Assalamualaikum,
    Keprihatinan mendalam saya secara pribadi dikarenakan di depan mata kita telah terjadi tontonan dan manuver “kerdil” antara lembaga Kepolisian dan KPK (meski kedua lembaga itu mengklaim tugas dan wewenang sudah berdasarkan perundang undangan yang berlaku), saling konter dan balas statement yang memprihatinkan. Yang semestinya mengedepankan kehormatan intra lembaga pemerintah dan menjunjung citra bangsa secara positif di dunia internasional. Coba kita bayangkan, apa yang ada di benak para koruptor atas masalah yang terjadi, bayangkan saja apa yang ada di benak orang orang yang sangat diuntungkan akan polemik ini. Rangking Indonesia atas status negara paling korup seolah semakin sulit diturunkan indeksnya. Hal ini yang tidak disadari oleh kita seolah dunia melihat bahwa “devide at impera” mudah saja dilakukan di Indonesia baik pada jaman penjajahan ataupun jaman reformasi ini. Meski konteksnya berbeda namun itulah faktanya. Benar tidaknya dugaan bahwa ada pihak tertentu yang punya kepentingan agar indonesia tetap berpolemik (statement Fachri Hamzah-PKS TV One). Tentunya menjadi keprihatinan yang kompleks dimana tanpa diasadari dua lembaga penegakan hukum menjadi “obyek adu domba” yang sama sama mengklaim berdasarkan undang-undang yang ada. Kita semua harus sepakat dan di dalam memahami sebuah produk hukum itu jangan dijustifikasi dengan beragam perspektif atau untuk kepentingan masing masing. Betapapun bagusnya sebuah produk hukum itu sendiri, kalau tetap dengan pespektif sempit yang dimanfaatkan oleh kepentingan tertentu (invisible hand), maka tidak akan ada suatu penegakan hukum positif. Kiranya semua harus dikembaliakan kepada cita cita reformasi yang salah satunya adalah pemberantasan korupsi. Harapan kita semua adalah semoga pemerintah jangan hanya menjadi wasit dan sesegera mungkin mengambil kebijakan setrategis demi kepentingan nasinal yang lebih besar, sayang kalau energi mubadzir dibuang buang untuk masalah yang tidak seharusnya terjadi.

  101. 101 Gugus November 5, 2009 pukul 7:33 am

    Apakah didalam KUHP tidak diperlukan adanya pasal KESALAHAN PENUNTUTAN… sehingga penegak hukum tidak ASAL SAJA MENUDUH… diperlukan sangsi yang berat untuk PENYIDIK yang salah MENUDUH …. kalau ini tidak dilakukan… maka sepertinya mereka para penegak hukum enak saja main TUDUH sana TUDUH sini… tanpa ada resiko penjara dan jabatan..

  102. 102 Rudini Silaban November 5, 2009 pukul 8:57 am

    Ketika Mk mengambil jalan alternatif yakni dengan memperdengarkan hasil rekaman percakapan antara Anggoro dengan pihak2 yang lain, merupakan suatu terobosan dalam penerapan keadilan hukum yang diterapkan oleh MK.
    Hal ini jg sangat memberikan transparansi kepada masyarakat, ketika MK membuka sidang untuk umum..

  103. 103 Tavip Doyo Sartono November 23, 2009 pukul 4:08 pm

    SELAMAT ATAS PRESTASI YANG DIRAIH
    IKATAN ANGGAR SELURUH INDONESIA ( IKASI ) CABANG KOTA MALANG

    Salam Olah Raga,
    Seiring dengan perjalan perkembangan pembinaan atlit cabang Olah Raga Anggar Kota Malang, meskipun dengan usia yang relative mudah, yaitu hanya beberapa bulan setelah pengurus harian Ikatan Anggar Seluruh Indonesia ( IKASI ) Kota Malang, sudah menunjukan hasil yang cukup gemilang, baik event – event daerah maupun antar Propinsi yang di selenggarakan di Kota Jakarta baru-baru ini.

    Atlit-atilit yang tergabung dengan IKASI di Kota Malang, diantaranya dari siswa-siswi, Mahasiswa dan Umum di sekitar Malang Raya. Diantaranya berasal dari siswa tingkat Sekolah Dasar, dari SLTA, SMA N 5 Malang, SMK 11 Malang, SMAN 3 Malang, Mahasiswa Universitas Brawijaya, ITN, Universitas Muhammadyah Malang, serta mahasiswa lainya di sekitar Kota Malang Raya.
    Hingga bulan Novemeber 2009 prestasi yang sudah diraih diantaranya, 5 medali perunggu, 2 perak dari berbagai event pertandingan baik tingkat Jawa Timur maupun Tingkat Nasional. Untuk itu kami selaku pengurus masih banyak mendapatkan dukungan dan pengarahan dari semua pihak yang berkenan dan berkepentingan hingga usia IKASI yang relative masih muda pendirianya ini dapat mengembangkan diri dengan sebaik-baiknya. Dengan pelatih yang cukup berpengalaman seperti mantan atlit Nasional seperti Peter memang berupaya keras untuk menunjukan bahwa IKASI kota Malang di kancah perhelatan Tingkat daerah maupun Nasional, bahkan Internasional perlu dipertimbangkan dan merupakan salah satu cabang olah raga yang berkemabng pesat walaupun seumur jagung berdirinya di Kota Malang.
    Kami selaku pengurus mengharap adanya turun tangan dan kepedulian dari pihak sponsor yang mau mensponsori konsistensi cabang olahraga Anggar di Kota Malang. Kebetulan hingga kini kami masih mencari perusahaan mana yang mau menjadi sponsor IKASI Kota Malang dalam menghadapi Pekan Olah Raga Santtri seluruh Indonesia, yang akan dilaksanakan di Bulan November 2010.
    Jika ada sponsor berkeinganan untuk membeina dan mengolah IKASI Kota Malang dapat menghubungi kami selaku pengurus di nomer telp. (0341)364580 atau SMA Negeri 5 Malang, yang kebetulan digunakan sebagai basecamp berlatih Anggar di Seluruh Malang Raya.
    Mudah-mudahan dengan kami sampaikan sekilas info dari perkemabangan IKASI yang baru didirikan pertama kali di Kota Malang, dan meraih cukup gemilang prestasi dengan waktu yang singkat ini, ada sponsorship yang mau dan berminat menjadi pengemabangan cabang olah raga anggar di Malang Raya ini
    Yang perlu diketahui, cabang-cabang olah raga seperti anggar ini memang sangat jarang dibina di kota-kota seluruh Indonesia, dengan asumsi olah raga untuk kaum elit. Seiring dengan perkembangan perekonomian, kebudayaan dan teknologi, konsistensi olah raga anggar ini, sudah bukan miliki orang-orang elit, sudah merambah kedaerah-daeran, terutama di lingkungan pelajar dan mahasiswa.

    Malang, November 2009
    Pengurus IKASI Bag. Keorganisasian
    Kota Malang

  104. 104 Raden Dhamar Besari November 24, 2009 pukul 12:49 pm

    Kontraversial dalam menghadapi perubahan dalam dunia pendidikan, salah satu akibat dari hanya pemahaman sepintas dari wacana yang beredar di masyarakat. Misal hasil UN dapat digunakan untuk masuk ke perguruan tinggi negeri, kalau mau mengkaji lebih dalam, hemat kami ini merupakan kemajuan dalam sistem pengelolaan di Indonesia, yang konon ceritanya syarat dengan pungutan-pungutan liar (pungli ) belum lagi dilihat dari sisi mutu anak-anak kita yang ada pada saat ini, dimana harus dihadapkan dengan dua kali berfikir. dengan kondisi sekarang cukup sekali berusaha dua atau tiga pulau terlampau, agar tidak mencapai titik kejenuhan belajar secara mendadak.

  105. 105 Anick November 24, 2009 pukul 5:02 pm

    Soal definisi agama, dan segala turunan dan konsekuensinya, di negara kita tercinta ini tak habis-habisnya menjadi perdebatan. Konsepsi tata negara, filosofi perumusan hukum, dan kehidupan sosial kita secara umum, sangat dipengaruhi oleh proses identifikasi dan definisi tentang agama itu.
    Bias mayoritas-minoritas seringkali tak terhindarkan dalam konteks ini.

  106. 106 Singal Desember 17, 2009 pukul 7:12 am

    Kesimpulannya, sejak berdirinya Bank Century sudah bermasalah, maka berlaku menanam masalah menuai masalah. Petani di kampungku, kalau ada tanaman bermasalah langsung dicabut atau di ditebang, mana mungkin petani memelihara itu.

  107. 107 Santo Januari 8, 2010 pukul 2:00 pm

    Kuapok-kuapok Pol Naik Bis Indonesia Abadi dari Ubung ke Surabaya

    Liburan di Bali pulang menjengkelkan,
    tanggal 3 Januari 2010 jam 06.30 WIT saya ke Terminal Ubung untuk pulang ke Surabaya. Namun, tiket bis untuk malam itu sudah habis.

    Pada waktu itu datang pengurus Bis Indonesia Abadi menawarkan tiket seharga Rp 120,000 + makan. Berangkat jam 07;00 WIT. Waktu naik bis ternyata bis memuat bangku dua kiri dan tiga kanan (bukan bis malam) seperti bis biasa jurusan pendek.

    Yang Lebih membuat jengkel Bis Indonesia Abadi berangkat jam 10:00 WIT (jam 9 wit ada penumpang protes sama pengurus, dan sempat perang mulut. habis gitu semua penumpang ngomel karena bis tidak segera berangkat). Bisa dibayangkan betapa penatnya para penumpang duduk di dalam bis selama tiga jam di Terminal Ubung (bagaimana ini pengurus Bis Indonesia Abadi).

    Setelah jalan ya lumayan cepat. Namun, lagi-lagi sial. Sampai di daerah Probolinggo AC bis bermasalah. Jadi dioper deh ke bis lain (aduh mak sudah ketipu dioper lagi). Jadi kemudian bisnya sangat penuh (banyak penumpang berdiri).

    Sampai Surabaya jam 07.45 WIB. Terus ganti taksi sampai rumah jam 08.30 WIB. Terus langsung tidur. Bolos lagi satu hari. Badan capai banget.

    Kuapok-kuapok pol naik Bis Indonesia Abadi. Tidak akan terulang lagi naik Bis Indonesia Abadi.

    Hati2 bagi para pengguna bis dari terminal ubung, jangan sampai mengalami hal seperti saya. sangat-sangat menjengkelkan

    semoga pemilik bis Indonesia abadi membaca tulisan saya, dan menegur pengurus di terminal ubung. dan memperbaiki etika dan armada sehingga membuat nyaman para pengguna bis anda.

  108. 108 Fallen Wicaksono Januari 13, 2010 pukul 2:44 pm

    Menanggapi artikel redefinisi pelanggan PDAM. terus terang saya juga merasakan kategorisasi tarif PDAM merugikan pelanggan.

    Rumah saya di Ngagel Timur (kompleks rumah dinas Pabrik KarunG) memang dipinggir jalan…dibatasi pagar pabrik. Nah dengan tarif 4B.2 apa ya sudah benar.

    Kalo dilihat NJOP jelas tinggi, karena ikut Pabrik.. Nah kita selaku rumah tangga kecil dengan rumah dinas Kuno/yang saya rasa jauh sekali dari mewah dikenakan tarip tersebut terasa sekali beratnya beban yang kami tanggung.

    Apalagi Slogan PDAM SURABAYA – Terpercaya dalam Pelayanan sepertinya jauh dari kenyaataan, buktinya sampai dengan saya menulis keluhan ini. Link Website PDAM Surabaya yang dapat di akses hanya masjid Al Amien dan Eproc

    Untuk customer care dan contact us tidak dapat diakses. Dan untuk jenis Tarif juga tidak ada di website tersebut, apalagi dilembar tagihan. konsumen benar2 dibutakan

    • 109 Asyik Maret 6, 2010 pukul 7:03 am

      Pak, Valen. Saya juga mengalami hal yang sama. Saya baru saja pindah rumah ke Perumahan di Keputih, Sukolilo. Kaget juga saat menerima tagihan PDAM untuk pertama kalinya (Januari 2010), setelah pemakaian normal (sebelumnya kena tarif minimum). Di tagihan saya tertera tarip 4B.2. Kalau melihat kriteria “SALAH SATU” syarat seperti yang ada di http://www.pdam-sby.go.id/Tarip2008.htm , seharusnya masuk ke tarip 4A.

      Belum sempat untuk mengajukan komplain. Mohon di-share kalau mungkin sudah mengajukan komplain ke PDAM. Terima kasih, sebelumnya atas infonya.

  109. 110 Hamdani Lampung Januari 19, 2010 pukul 10:36 pm

    Salam buat kru Gagasan Hukum

    Saya sangat senang membaca tulisan bapak Janpatar Simamora, SH mengenai anti mafia hukum. Dalam tulisan itu dipaparkan bagaimana antara mafia hukum dan satgas antimafia hukum justru akan saling mendeteksi. Hal ini perlu disikapi oleh pejabat terkait agar hukum benar-benar berfungsi.

    Terima kasih
    Bravo Gagasan Hukum

    Hamdani
    Lampung

  110. 111 Triyonosbr Februari 20, 2010 pukul 8:19 am

    Kepada Ibu Asri Wijayanti
    sebelumya saya memperkenalkan diri,
    Nama: triyono
    alamat: Mlati Sleman Yogyakarta

    Ibu saya ingin tahu, tentang kontrak kerja:

    – Perusahaan yang bagimana yang harus mengikuti peraturan kontrak kerja
    – Masa percobaan karyawan baru, sesusi peraturan perundang- undangan paling lama berapa dan ditentuakan oleh siapa?

  111. 112 Rahmi Jened Maret 3, 2010 pukul 11:29 pm

    Dear Friends,

    Saya kirim leaflet seminar dan TOR barangkali ada yang tidak bisa dibuka file leafleat-nya. Semoga bisa join seminar tersebut. Kontribusi Rp 100 ribu (padahal I have to be honest di hotel tersebut Rp 200 ribu /pax) untuk seminar kit. Pendaftaran: Sdr Ria Setyawati, Mandiri Cabang Unair No Rekening 141- 00 – 0980216 – 6 Mobile Ria 081332310480.

    Thanks and regards,
    Rahmi Jened
    FH Univ. Airlangga

  112. 113 Cah Ayu, Ponorogo Maret 9, 2010 pukul 7:40 pm

    yang terhormat pemerintah jawa timur, kami masyarakat desa krebet, kecewa sekali atas tindakan petugas dari sektap ponorogo yang telah melindungi dan membela ketua upk gardu taskin desa krebet yang telah membuat daftar nama2 peminjam fiktif, selain itu ketua upk telah membuat banyak sekali kesalahan2, toh ketua upk tersebut masih dibiarkan dan dilindungi oleh petugas sektap ponorogo yang menangani gardu taskin, sepertinya petugas sektap ponorogo membutakan diri atas tindakan ketua upk gardu taskin tersebut, di desa krebet masih banyak program pemerintah yang berjalan. contoh konkrit yaitu propgram pnpm-mp, yang selama ini berjalan lancar dan dapat dipertanggung jawabkan di masyarakat desa krebet khususnya, dan pemerintah pada umumnya. dengan adanya tindakan ketua upk gardu taskin desa krebet yang tidak profesional dan gagal dalam menjalankan program akan berdampak buruk terhadap program lain khususnya pnpm-mp, kami masyarakat desa krebet memohon dengan sangat kepada pemerintah jawa timur untuk menindak tegas terhadap pengurus upk gardu taskin yang telah melanggar peraturan dan hukum dan dibiarkan saja oleh sektap ponorogo. dalam kuhp pasal 263 dan 264 sudah jelas disebutkan yang intinya barang siapa dengan sengaja menggunakan surat palsu atau yang dipalsukan itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, kalau hal mempergunakan dapat mendatangakan sesuatu kerugian, maka diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun, sekali lagi kami mohon kepada pemerintah jawa timur untuk menindak tegas oknum2 yang telah bersekongkol untuk melindungi tindakan ketua upk gardu taskin desa krebet yang telah membuat data peminjam fiktif. kami mohon diproses secara hukum, kami merasa kecewa sekali terhadap tindakan sektap ponorogo yang telah melindungi tindakan ketua upk tersebut. sekian keluhan dari kami masyarakat desa krebet kecamatan jambon kabupaten ponorogo, bila ada tulisan kami yang kurang berkenan ataupun merugikan kami mohon maaf hang sebesar2nya, atas perhatian pemerintah jawa timur kami mengucapkan terima kasih.

  113. 114 Lia Maret 19, 2010 pukul 4:37 pm

    Ibu…saya butuh konsultasi bantuan hukum untuk perlindungan saya dan anak saya…bagaimana cara saya bisa dapat bantuan hukum cuma2 dari LBH? Terima kasih banyak sebelumnya.

    Jawaban redaksi:
    Alamat LBH bisa lihat di “Kemitraan” situs ini

  114. 115 Mohamad Afifudin, Kabupaten Lamongan Maret 20, 2010 pukul 8:37 pm

    Nyuwun sewu pak slamet dan rekan…. nderek mlebet….
    mohon dengan sangat pak….njenengan selaku kuasa hukum kami TIM REFORMASI PRO RAKYAT Desa Jabung Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan mari Binniyyati shoolihah semoga senantiasa di iringi ridlo alloh pak.mari bersama kita maksimalkan mengupayakan supaya kasus banca’an Rawa / Tanah TN jabung yang di lakukan oleh elit desa KADES Dan Kroni.segera bisa cepat terselesaikan kebenaran harus di tegakkan, keadilan harus berpihak pada rakyat.bersama masyarakat desa jabung yang telah di tipu oleh kadesnya mari kita dorong supaya institusi penegak Hukum khususnya di wilayah kab lamongan benar benar bisa melek mata bisa melihat kasus jabung.
    Kepada Ibu Kajari lamongan terimakasi atas sikap kooperatifnya pada warga…mohon Ibu kajari kasus ini bergulir sudah 3 bulan yang lalu para terlapor 90 persen sudah diperiksa oleh kejari tapi sampai saat ini warga masih hanya bisa menunggu kapan akan ada penetapan status tersangka sehingga bisa segera dilimpahkan di pengadilan. perlu ibu ketahui kasus yang sama ( banca’an tanah rawa jabung )didesa mlangi Widang kab Tuban yang dilaporkan baru kira2 satu bulan sudah ada tindakan nyata kajari TUBAN menahan pihak elit desa yang terlibat tapi jabung yang sudah lebih dulu masuk kejari kok masih belum juga kelar….

    Pak Slamet……. Dan rekan sekali lagi pak mari kita maksimalkan penanganan percepatan kasus jabung ini…..warga udah gak tahan melihat kedholiman elit desa yang makin congkak terhadap warganya

    Termakasi….. salam dari warga jabung Hormat selalu buat bapak…AFIFUDIN. Sekertaris Tim Reformasi pro Rakyat jabung

  115. 116 Zudi Hariyanto April 13, 2010 pukul 11:48 am

    Inilah model Dewan kita, seolah-olah demi rakyat,atas nama rakyat, padahal dibalik itu semua “MENCARI KEUNTUNGAN” untuk PESUGIHAN. Bukan dengan PESUGIHAN BABI NGEPET, tapi PESUGIHAN ala wakil kita. Saya sangat berharap ini adalah atensi yang besar khususnya buat warga Moropelang dan buat Desa-desa yang lainnya untuk sesantiasa memperjuangkan kebenaran. Saya yakin pasti banyak kasus-kasus seperti di Moropelang. Mana kader mudanya? Ayo Pak Polisi dan Para Petinggi Kejaksaan Lamongan, kami menunggu hasil perjuangan warga. Mohon maaf bila ada kesalahan.

  116. 117 Radita Utami Mei 17, 2010 pukul 3:11 am

    mau tanya soal fidusia (sewa beli)

  117. 118 Anjrah Lelono Broto Mei 18, 2010 pukul 9:54 am

    Terim kasih saya ucapkan kepada Pak Slamet dkk yang telah beberapa kali sudi membagi pemikiran saya kepada publik dengan memberi ruang pada beberapa tulisan saya.

  118. 119 Warsono Juni 2, 2010 pukul 7:43 pm

    KONGGRES ADVOKAT INDONESIA JAWA TIMUR akan melakukan Pelantikan dan Sumpah organisasi pada tanggal 26 Juni 2010 mohon dukungan para Advokat yang merasa tergabung dalam KAI

  119. 120 Wanto Juni 24, 2010 pukul 9:44 pm

    ass, Pak Selamat artikel Membuka Belengu BUMD sungguh memberi pencerahan kami Di PD.Pembangunan Kota Medan, saya merasa beruntung membuka blog Bapak ini, memang kami merasakan BUMD masih tidak bisa setingkat dengan BUMN walau punya karakteristik sama, semoga suatu hari ada yang mau terus memberi masukkan sperti bapak.terimakasih Pak Selamat.
    Khusus, Penyertaan Modal para petinggi kami masih menganggap harus ada Perda tersendiri, padahal sperti pandangan bapak,interpretasi yang berlebihan. Mohon informasi lanjutan bila masih ada menyangkut Penyertaan Modal Pemerintah maupun Penambhan Penyertaan Modal Pemerintah, sebab saya belum liat ada Undang-undang BUMD Khusus seperti UU BUMN.

    wass, Wanto Madrai

  120. 121 M Arif AN Agustus 13, 2010 pukul 7:31 pm

    Trims Pak Slamet, dengan adanya media online Gagasan Hukum. Memperbantu saya untuk belajar tentang hukum di Indonesia. Baru buka sekarang. Kapan-kapan aku akan membuat artikel. Tq

  121. 122 Sempulur Agustus 23, 2010 pukul 12:05 am

    Sekedar ingin menyampaikan salam kenal dari komunitas keluarga miskin. Semoga sudi mengunjungi blog kami untuk menyumbang kesempatan meraih masa depan yang lebih baik dan harmonis.
    Terima kasih

  122. 123 Ine Ventyrina September 6, 2010 pukul 12:33 pm

    Medan,06 September 2010.
    Assalamu’alaikum Pak Slamet Hariyanto dan seluruh teamwork GagasanHukum. Selamat dan barokallohu untuk Mbak Sherly Citra Logaritma atas kelulusannya pada ujian skripsi di jurusan
    ilmu komunikasi.
    Wassalaamu’alaikum.

    Ine Ventyrina, mahasiswi pascasarjana Universitas Sumatera Utara, program studi Ilmu Hukum.

  123. 124 Syam September 15, 2010 pukul 9:45 pm

    mohon bantuannya kepada rkn utk menginformasikan alamat lengkap dan atau no telp.; 1) Bp. Prof.Dr.Y.Sogar Simamora,SH.M.Hum; 2) Bp. Prof.Dr.Marzuki Minawarno,SH.M.Hum.

    Tks. Wslm.

    syam daeng rani, pada kantor advokat syam daeng rani & founners jl. jend. sudirman no. 11 hotel sahid, pekanbaru, tlp (0761) 44872 hp. 0811-77-2003 riau

  124. 125 Agus Hidayat, Tangerang November 21, 2010 pukul 5:16 pm

    Membersihkan Polisi Nakal

    Kapolri hendaknya melakukan pembersihan polisi yang nakal. Citra kepolisian sudah sama buruknya dengan bencana alam yang menerpa negeri ini. Sekalipun Kapolri yang baru punya latar belakang di bidang hukum, misinya yang terpenting sesungguhnya menyapu oknum-oknum polisi yang nakal dan para polisi yang dicap ”korup”. Bahkan membiarkan oknum polisi yang nakal dalam institusi polri akan merusak jiwa korps dan citra institusi kepolisian.

    Sesuai dengan panggilan tugas Polri sebagai aparat penegak hukum dan ikrar profesinya sebagaimana tertuang dalam Tribrata dan Catur Prasetya, maka setiap anggota Polri haruslah menjadi pelopor dan teladan dalam ketertiban dan ketaatan pada hukum. Namun, kenyataannya, justru cukup banyak oknum Polri yang tidak mengaktualisasi sikap hidup dan cara bertindak yang selaras dengan panggilan pengabdiannya tersebut.

    Mafia hukum dan korupsi merupakan suatu bahaya laten. Bukan hanya kemanusiaan yang menjadi korban, tetapi juga ideologi bangsa. Mafia hukum dan korupsi tidak hanya menjadi suatu pengkhianatan terhap negara, tetapi juga terhadap manusia dan kemanusiaannya. Mafia hukum dan korupsi meluluhlantakkan kemanusiaan. Korupsi meluluhlantakkan sendi-sendi kebangsaan kita.

    Sulit mewujudkan masyarakat yang tertib dan taat hukum jika aparatur penegak hukumnya sendiri tidak berlaku tertib dan taat hukum. Kepolisian bagian dari aparatur penegak hukum dan lini terdepan dari sistem penegakan hukum. Namun banyak perilaku oknum Polri yang tidak tertib dan tidak taat hukum. Jika itu diurai secara terperinci, tentu tidak akan cukup ruang dalam kolom ini untuk disebutkan satu per satu.

    Sudah hampir 7 bulan lebih, laporan pengaduan (LP) dan SP2HAP rekan saya dibuat mengambang oleh penyidik dan penyidik pembantu. Surat Tanda Penerimaan Pengaduan No.Pol.:712/K/2010/Res. Jaksel, bertanggal 11 Mei 2010 dan Surat Pemberintahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dengan No. B.1352/IV/2010/Res. Jaksel, bertanggal 18 Juni 2010.

    Saya juga hanya sekali menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). No. Pol. :B//236/V/2007/Reskrim Res Jaksel, bertanggal 3 Mei 2007 yang dalam penyidikan perkara dikatakan telah terjadi tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 385 KUHP pada bulan Oktober 2006 di Jl. Perdana I RT.007/05, Kel. Petukangan Selatan, Kec. Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Laporan pengaduan ini masuk sewaktu Kapolres Metro Jakarta Selatan dan Kasat Reskrim lama. Tetapi Penyidik Pembantu yang menangani perkara ini masih terlihat bertugas di Reskrim (Lantai III).Tidak ada kejelasan tentang laporan tindak pidana-nya. Malah, saya disuruh menggugat secara perdata ke pengadilan. Padahal, bukti awal tindak pidana sudah cukup.

    Laporan Pengaduan di Polres bukannya makin tuntas, tapi dibuat mengambang, sekalipun sudah lebih dari 3 (tiga) tahun. Saya hanya sekali menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Seakan-akan proses hukumnya sengaja dibuat jalan di tempat tanpa adanya perkembangan yang berarti dari pihak yang menanganinya. Proses hukumnya “mengambang” atau ditelantarkan .

    Dalam SP2HP dengan No. Pol. :B//236/V/2007/Reskrim Res Jaksel, bertanggal 3 Mei 2007 diberitahukan dalam penyidikan perkara telah terjadi tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 385 KUHP di Jl. Perdana I RT.007/05, Kel. Petukangan Selatan, Kec. Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Namun SP2HP “mengambang” selama 3 tahun lebih ?

    Tidak hanya terjadi penyerobotan tanah sebagaimana dimaksud Pasal 385 ayat 1 KUHP Jo. Pasal 55 ayat 1 KUHP, tapi juga berbagai tanaman termasuk pohon dan pagar dirusak . Si pelaku kejahatan seharusnya sudah dihukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 167 KUHP.

    Mabes Polri atau Polda Metro Jaya hendaknya mengambil alih penyidikan perkara ini. Tak ada tanda-tanda Penyidik Pembantu dan Penyidik di Polres Jakarta Selatan yang menangani perkara ini akan bertindak adil, Terlebih perkara ini sudah dimasuki jaringan mafia hukum.

    Laporan pengaduan tersebut masuk sewaktu Kapolres Metro Jakarta Selatan dan Kasat Reskrim lama. Tetapi, Penyidik Pembantu yang menangani perkara ini masih bertugas di reskrim (Lantai III). Sampai sekarang belum ada pemeriksaan terhadap yang bersangkutan ?

    Padahal, dalam setiap penyidikan seharusnya ada batas waktu yang ditentukan, apakah kasusnya bisa ditindak lanjuti atau tidak. Itulah salah satu alasan mengapa digagas Pengawas Penyidik. Penyidik maupun Penyidik Pembantu tidak boleh melakukan tindakan sesukanya dalam menangani sebuah kasus. Setiap tindakan penyidik atau penyidik pembantu harus selalu diawasi.

    Laporan pengaduan ini masuk sewaktu Kapolres Metro Jakarta Selatan dan Kasat Reskrim lama. Tetapi Penyidik Pembantu yang menangani perkara ini masih terlihat bertugas di Reskrim . Tidak ada kejelasan tentang laporan pengaduan tindak pidana-nya. Malah, saya disuruh menggugat secara perdata ke pengadilan. Padahal, bukti awal tindak pidana sudah cukup. Saya tidak perlu diajari penyidik pembantu tersebut.

    Kapolri yang baru sudah waktunya menegakkan disiplin. Dengan tegaknya disiplin akan tercipta sebuah keteraturan. Kedisiplinan adalah suatu sikap tingkah laku dan perbuatan yang sesuai dengan peraturan, baik tertulis maupun tidak tertulis. Pimpinan polri selama ini terlalu toleran terhadap para oknum polisi yang nakal sehingga merusak jiwa korps dan citra institusi kepolisian.

    Tangerang, 21 November 2010
    Agus Hidayat
    KP Blok Wareng RT 001/RW 013
    Kelurahan Larangan Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.
    Email: agushidayat1964@yahoo.com

  125. 126 Dedi November 23, 2010 pukul 1:01 am

    Terima kasih kepada semua penulis dan seluruh jajaran redaksi atas semua buah pemikirannya sangat membantu kami sebagai pembaca. hanya Allah SWT yang dapat membalas amal dari anda semua. Amin.

  126. 127 Edy M Yakub November 30, 2010 pukul 10:06 pm

    Oh, Sumiati

    Mimpi indah. Itulah mimpi yang diangankan Sumiati Binti Salam Mustopa asal Dusun Jala, Kecamatan Huu, Kabupaten Dompu-Bima, Nusa Tengara Barat, dengan menjadi pelayan alias TKI nun jauh di Madinah. Wanita kelahiran Dompu, 2 Januari 1987, itu pun diberangkatkan ke Arab Saudi oleh PT Rajana Falam Putri, Jalan Haji Saidi Nomer 46 Tanjung Barat, Jakarta Selatan, 23 Juni 2010.

    Namun, TKI yang menjadi Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) mulai 18 Juli 2010 itu, justru mengalami “mimpi buruk” dengan penganiayaan majikan yang merekrutnya lewat agen “Al Mechdor Manpower Services” Madinah yakni Khalid Saleh Mohammad Al Hamimi. Sumiati pun tidak sendirian. Buktinya, Kikim Komalasari binti Uko Marta, asal Cianjur, Jawa Barat, juga mengalami nasib mengenaskan sebagai TKI di Abha, Juni 2009.

    Tidak jauh berbeda, wanita kelahiran 9 Mei 1974 yang berangkat ke Arab melalui PT Bantal Perkasa Sejahtera, Jalan Condet Raya No 12 Jakarta Timur, itu juga diperlakukan tidak manusiawi oleh majikannya, Shaya’ Said Ali Al Gahtani. Bahkan, ada eksploitasi yang “lebih parah” dari Sumiati, Kikim, dan pelayan lainnya, yakni pulang tinggal nama.

    Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jatim mencatat setiap hari selalu ada jenazah TKI yang datang ke bandara kargo Juanda, Surabaya. Artinya, setiap hari selalu ada TKI yang datang tanpa nyawa. Apa ada yang lebih parah dari itu ?

    Masalahnya, kenapa kasus yang dialami Sumiati, Kikim, dan TKI lainnya yang bernasib serupa atau bahkan harus “mati di negeri orang” itu tetap menjadi fakta tahunan ?! Informasinya, “mimpi buruk” sering dialami TKI di Malaysia dan Arab Saudi, sedangkan TKI yang bekerja di Hong Kong, Taiwan, dan Singapura justru merajut “mimpi indah.”

    Bila itu masalahnya, maka pemerintah harus mengihtiarkan “MoU” yang mengikat dengan Malaysia dan Arab Saudi dalam soal TKI. Bila tidak dipenuhi, maka pengiriman TKI pada kedua negara itu harus distop. Namun, masalah TKI juga banyak bersumber dari dalam negeri, misalnya, manipulasi umur TKI (TKI di bawah umur), TKI yang tidak dilatih untuk tahu budaya/hukum di negara tujuan, atau TKI yang tidak dilatih dengan ketrampilan tertentu.

    Untuk masalah di luar negeri, kemungkinan terjadi akibat majikan merasa sudah membayar mahal kepada PJTKI, tapi pelayanan yang diterima berkualitas rendah, sehingga mereka emosi. Artinya, masalah TKI itu terjadi mulai dari hulu hingga ke hilir. Masalah hulu itu terkait dengan UU 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di luar negeri (PPTKILN) yang tidak melindungi, sedangkan masalah hilir terkait “MoU” pemerintah dengan pihak asing.

    Jadi, pemerintah harus memperjelas siapa yang merekrut, siapa yang melatih, dan siapa yang melindungi TKI di luar negeri, kecuali bila pemerintah ingin memutar ulang “film” balada Sumiati atau TKI yang meninggal dunia di negeri orang pada setiap tahun !

    Wahai pelangi sahabat hati
    Di sini ku kan slalu menanti
    Dan berharap melihatmu kembali
    Untuk menyegarkan hariku yang sulit ini
    Cahayamu sinari hatiku yang sakit
    Aku ingin kembali
    Ya… segera kembali bertemu keluargaku lagi
    (Mita – mantan TKI Hong Kong)

  127. 128 Ine Ventyrina Desember 10, 2010 pukul 12:42 am

    Assalaamu’alaikum.
    Rasa syukur dan terimakasih saya haturkan kepada Bapak Slamet Hariyanto yang senantiasa memberikan motivasi bagi saya untuk menulis, kepada rekan-rekan gagasanhukum.com yang telah meng-edit dan memuat artikel saya, juga kepada Prof Dr Alvi Syahrin SH MSi yang telah menjadi “my inspirative teacher”.
    Wassalaamu’alaikum.
    Medan, 04 Muharram 1432 Hijriah
    Ine Ventyrina, dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, sedang studi S-2 Ilmu Hukum di Universitas Sumatera Utara.

  128. 129 Rachmat Muqaram Desember 23, 2010 pukul 2:29 pm

    hormat,

    Sya telah bekerja sekitar tiga tahun dan telah menanda tangani 4 surat kontrak.
    Diperusahan tempat saya bekerja yang dipimpin oleh warga negara asing…tidak ada aturan yang pasti pertama saya dikontrak satu tahun dan terakhir saya dikontrak 6 bulan saja (tidak dikontrak kembali dan tidak mendapatkan pesangon kecuali gaji satu bulan saja).
    Yang saya tanyakan adakah aturan hukum mengenai kontrak kerja??? dan apakan sistem kontrak diperkenankan, kalau memang diperkenankan sistem kontrak ini sangat merugikan pekerja? Mohon bantuan pembaca untuk menjawab. Terima kasih. Rachmat Muqaram. Email: rachmatmuqaram0251@gmail.com

    Redaksi:
    Silakan para pembaca ikut bantu kawan kita ini

  129. 130 Ine Ventyrina Januari 11, 2011 pukul 2:49 pm

    Medan, 11 Januari 2011

    Assalaamu’alaikum

    Saya, Ine Ventyrina, mengucakan selamat dan barokah atas wisuda Mbak Sherly Citra Logaritma jurusan ilmu komunikasi, FISIP Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat dan sebagai amal jariyah bagi Ayahanda/Ibunda Mbahk Sherly..

    Wassalaamu’alaium
    Ine Ventyrina, dosen fakultas hukum Universitas Mulawarman, sedang studi S-2 Ilmu Hukum di Universitas Sumatera Utara.

  130. 131 yoyon Februari 24, 2011 pukul 11:01 am

    BERBAGI ILMU GRATIS,,KUNJUNGI SEMOGA BERMANFAAT

  131. 132 soewanto Maret 14, 2011 pukul 9:02 am

    Berbagi sedikit pesan bagi mitra kerja yang berprofesi sebagai karyawan:
    Lebih Baik Lelah Bekerja dari pada Lelah Mencari Kerja.

  132. 133 dildaar80 Maret 18, 2011 pukul 11:05 am

    Saya tidak merasa rugi atau menyesal mengunjungi blog ini.

  133. 134 URATTA GINTING, SH. Maret 19, 2011 pukul 12:09 pm

    Redaksi Yth.
    Saya tinggal di Medan, beberapa waktu lalu ada saya kirim Artikel kategori Advokat, saya sudah cari di Media ini namun saya tidak tidak ketemu, apakah memenuhi syarat untuk diterbitkan atau tidak.
    Jika Redaksi berkenan mohon balasannya. Terima kasih.

    Redaksi:
    Maaf kiriman artikel tsb belum pernah kami terima. Kalau tidak keberatan, mohon dikirim ulang di email: gagasanhukum@yahoo.co.id

  134. 135 Rifai April 14, 2011 pukul 3:52 pm

    Apakah peraturan pencabutan REMISI sudah di berlakukan? Kapan? Sy belum melihat atau mendengar di media masa hal itu di beberkan. dan tentunya REMISI tersebut ada hubungan dgn PRESIDEN, karena beliau yg mengeluarkan remisi tersebut setiap tanggal 17 Agustus.

    Hal ini sy pertanyakan karena ada kejadian di suatu LEMBAGA PEMASYARAKATAN ada seorang napi yg sudah mendapat surat kebebasan dan jatuh tanggal 26 maret 2011, tp yg terjadi sampai saat ini napi tersebut masih di LP dan hukuman ditambah hingga akhir NOVEMBER 2011. Alasan tersebut dikemukakan pihak LP sudah ada peraturan baru tentang pencabutan REMISI. Tp sampai saat ini di media cetak atau pun elektronik belum ada berita mengenai hal tersebut. Kiranya bagi pembaca atau redaksi yg bisa membantu mmberikan penjelasan kepada saya? Terima kasih.

  135. 136 Gerakan Tabligh Mei 1, 2011 pukul 10:42 am

    Cak Slamet

    Assalamu’alaikum,

    Yak opo kabare cak, kapan reuni alumni IPM Jawa Timur yang bener-bener lengkap cek e iso ketemu mbarek konco-konco lawas.
    Selamat Gagasan Hukum semakin mencerahkan.

    Syamsul Hidayat
    IPM Watukebo Jember
    Makamhaji 02/12
    Kartasura Solo
    08122619749

    Jawaban redaksi:
    Kabar apik dik, suwun atensinya pada Gagasan Hukum.

  136. 137 Hastiyanto Mei 3, 2011 pukul 8:01 am

    Terimakasih kepada pengelola blog ini atas pemuatan beberapa tulisan saya.

    Salam kenal,
    Salam blogger,

    hastiyanto.wordpress.com

  137. 138 Dwi Tirta Juni 14, 2011 pukul 10:08 am

    Gerah dengan tingkah laku para koruptor juga para oknum para penegak hukum negeri ini saya sebagai rakyat sipil sangat prihatin sekali, kalau mungkin tidak ada korupsi di negeri ini pasti Indonesia disegani dunia. Benar kata dunia kalau Indonesia memang jadi sarang tikus-tikus pengerat uang rakyat. Tuhan berilah negeriku pemimpin yg jujur untuk rakyat. Amin.

  138. 139 Joko Trafalgar Law Juni 14, 2011 pukul 8:02 pm

    Terimakasih atas pengelola blog ini.
    Saya mau tanya ada tidak peraturan pemerintah tentang asset recovery dana hasil tindak pidana korupsi?
    Kalau ada PP nomor berapa ? Sebelumnya terima kasih.

    Jawaban redaksi:
    belum ada

  139. 140 Indah Maratus Solihah Juni 21, 2011 pukul 3:52 pm

    Kpd Yth
    Bpk Gubernur DKI Jakarta

    Assalamu’alaikum wr.wb

    Pak saya adalah salah satu siswa SMAN 49 Jakarta. Nama saya Indah Maratus Solihah. Melalui surat ini saya ingin mengajukan permohonan bantuan biaya sekolah saya. Saya baru saja lulus dan ingin mengambil ijazah. Tapi, ijazah saya tidak dapat diambil apabila saya masih memiliki tunggakan. Saat ini saya masih memiliki tunggakan sebesar Rp 2.000.000. Saya hanya mendapatkan keringanan sebesar Rp 2.000.000 dari sebesar Rp 4.000.000 Uang Iuran peserta didik baru (uang gedung) padahal saya sudah memberikan surat keterangan tidak mampu kepada pihak sekolah. Ayah saya hanya seorang buruh bangunan dan ibu saya ibu rumah tangga biasa. Melalui surat ini saya mohon kepada bapak gubernur agar saya bisa mengambil ijazah saya tanpa harus membayar semua tunggakan saya karena saya kesulitan untuk membayarnya. Besar harapan saya agar Bapak bisa membantu saya.
    Atas perhatian Bapak saya ucapkan terima kasih.

    Wassalam,
    Indah Maratus Solihah
    Email: indahgophe@yahoo.com

  140. 141 Agustiar Juli 9, 2011 pukul 11:48 am

    kami masyarakat sekitar hutan aceh, kami telah memanfaatkan lahan sejak puluhan tahun yang lalu, namun karena konflik berkepanjangan kami tidak dapat merawat kebun kami dan terus terlantar hingga tahun 2005. sekarang setelah aman kami sudah mulai memanfaatkan kembali lahan-lahan tersebut untuk menanam Kakao dll dan sudah berproduksi. tapi tiba-tiba pemerintah mengatakan bahwa area kami tersebut masuk ke dalam kawasan Hutan Lindung, padahal tidak ada tembok penanda di areal tersebut yang secara bersama telah kami manfaatkan kembali dengan luas yang mencapai 1000 Ha. kami sedih dan kecewa, seharusnya pemerintah melindungi dan mendukung usaha kami ini selaku masyarakat yang hanya bermata pencaharian sebagai petani ini, kareana dengan usaha ini kami telah mulai menatap hidup baru kami pasca konflik berkepanjangan di Aceh.
    Melalui blog ini kami mohon saran dan pendapat apa yang harus kami lakukan untuk mempertahankan hak/lahan/kebun kami ini.
    atas jawaban kami ucapkan terima kasih

  141. 142 Rahmadi Juli 13, 2011 pukul 2:39 pm

    Tanggapan atas Tulisan “Konsinyasi dan Penggusuran” sdr. Urip Santoso

    Salam Hormat, menanggapi tulisan sdr. Urip Santoso tersebut di atas, secara ringkas perlu untuk saya sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Konsinyasi kedudukannya setaraf dengan Pelepasn hak atas tanah dan atau Penyerahan hak atas tanah, sebagaimana disebut dalam Pasal 52 Perka BPN No. 3 tahun 2007, sehingga terhadap hak atas tanah yang bersangkutan dapat dianggap telah diserahkan kepada Pemerintah/Pemerintah Daerah bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk kepentingan umum;

    2. Akibat hukum dari pelaksanaan konsinyasi adalah jelas telah disebutkan dalam Pasal 67 Perka BPN No. 3 tahun 2007,

    Pasal 67
    (1) Pelaksanaan pembangunan fisik atas lokasi yang telah diperoleh instansi pemerintah yang memerlukan tanah, dimulai setelah pelepasan/penyerahan hak atas tanah dan/atau penyerahan bangunan dan/atau penyerahan tanaman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49 dan Pasal 50, atau telah dititipkannya ganti rugi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48.

    (2) Dalam hal ganti rugi kepada yang berhak atas ganti rugi dititipkan ke Pengadilan Negeri, maka Bupati/Walikota atau Gubernur untuk wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta menerbitkan keputusan untuk melaksanakan pembangunan fisik.

    Kesimpulan
    Dalam hal pemerintah yang memerlukan tanah bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk kepentingan umum telah melakukan konsinyasi makamelaksanakan pembangunan fisik yang diantara berupa tindakan untuk meratakan tanah (penggusuran).

    Demikian tanggapan ini saya sampaikan agar dapat gambaran secara lengkap atas masalah tersebut.

    Hormat saya,
    Rahmadi, SH
    Pemerhati masalah Pembebasan Tanah dalam rangka Pelaksanaan Pembangunan untuk kepentingan umum
    Tinggal di Jakarta

  142. 143 FAIDH ZIN Juli 15, 2011 pukul 1:09 pm

    Salam kenal buat Pak Slamet Hariyanto, saya juga orang Bangil pak.
    Saya sekarang sedang kuliah S1 di Fakultas Hukum Universitas Wijaya Putra, Kampus II Prigen.
    Saya tertarik dengan web ini dan saya akan belajar banyak dari web ini.

  143. 144 sherlock halmes lekipiopuw Juli 18, 2011 pukul 11:03 am

    sy sampaikan terima kasih kepada pengelola blog yang telah bersedia untuk memuat tulisan sy.

  144. 145 sastrakelabu September 30, 2011 pukul 4:35 am

    Saya sudah kirim tulisan saya ke media ini. Semoga bisa turut memperkaya pergulatan hukum kita.

    Salam buat Redaksi,
    AP Edi Atmaja

  145. 146 Bambang Santoso Oktober 29, 2011 pukul 7:12 pm

    saatnya pula membuka peluang bagi penggemar dari praktisi hukum pertanahan yang bekerja di jajaran BPN yang sehari-hari bekerja dalam hukum pertanahan yang dipraktekkan. Moga saya dapat ikut andil tulisan kelak.
    Terima kasih, Bambang asli Jatim

  146. 147 Effendi November 3, 2011 pukul 7:05 pm

    Iki Fendik,
    yoopo kabare Cak, suwe gak tau komunikasi

    Jawaban redaksi:
    Kabar apik cak.

  147. 148 Urip Santoso Desember 8, 2011 pukul 5:39 am

    Saya ingin komentar tentang tulisan DRD resmi tapi tidak sah. Sejauh pengetahuan saya DRD bisa dibentuk berdasarkan UU nomor 18 tahun 2002. Ada 2 tupoksi DRD. DRD tidak melakukan penelitian, DRD hanya memberikan arah, prioritas, kebijakan di bidang Iptek. Jadi jangan khawatir, sebab penelitian tetap dilakukan oleh peneliti dari Litbang bekerjasama dengan pihak lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tks

  148. 149 Dodik Puji Basuki Februari 11, 2012 pukul 7:57 am

    Setelah membaca media online Gagasan Hukum, saya sangat tertarik untuk bergabung. Mengingat saya sekarang yang telah menekuni profesi advokat adalah mantan koresponden LKBN ANTARA SURABAYA.
    Saya tinggal di Jember, Jatim.

    Jawaban redaksi:
    Silakan bergabung dengan menulis artikel di Gagasan Hukum.
    Tata cara pengiriman artikel lihat petunjuk di website kami.
    Terima kasih.

  149. 150 Yasmi Adriansyah Maret 27, 2012 pukul 6:38 pm

    Salam takzim kepada Redaksi,

    Senang membaca blog ini. Banyak artikel bagus utk menjadi referensi. Terima kasih juga telah mempublikasikan kembali artikel saya di Republika (Januari 2012) yang berjudul Personalisasi Kemimpinan.

    Salam hangat,
    Adrian, Canberra

  150. 151 Bisdan Sigalingging April 30, 2012 pukul 5:09 pm

    saya mau berkomentar atas tulisan pak Jefferson Kameo yg judulnya Menguji Pembuktian Terbalik di blog ini. saya mengulangi tulisannya berikut ini:

    “Berdasarkan hasil penelitian seorang mahasiswa, Rony Adhi Wardhana, ”Pembalikan Beban Pembuktian” (”Shifting the Evidential Burden of Proof”); biang kerok ketidakpahaman orang, bukan hanya Marzuki melainkan juga beberapa penulis disertasi doktor di beberapa universitas terkemuka di Tanah Air mengenai topik beban pembuktian (burden/onus of proof) adalah konsep pembalikan beban pembuktian telah disalahartikan dengan pembuktian terbalik selama ini. Menurut hasil analisis Rony Adhi Wardhana, KUHAP, karya agung bangsa Indonesia, sesungguhnya telah mengenal pembuktian terbalik, yang berbeda secara ekstrem jika dibandingkan dengan pembalikan beban pembuktian”.

    Dan “Hal itu berbeda sangat ekstrem dengan pemahaman selama ini, pembuktian terbalik diartikan sebagai sesuatu atau hal yang secara umum sudah diketahui dan tidak perlu dibuktikan lagi. Hal ini dirumuskan dalam KUHAP Pasal 184 Ayat (2), yaitu apabila telah diamini bahwa ada pemahaman umum korupsi di Indonesia itu adalah budaya maka adalah hal itu tidak perlu dibuktikan lagi, tinggal memberantasnya. Dengan pemahaman itu maka pemberantasan korupsi bisa dilakukan dengan cara pembuktian terbalik”.

    Saya tidak sependapat dengan analisis dalam tulisan tersebut khususnya soal pembuktian terbalik.

  151. 152 Ishan Mei 1, 2012 pukul 12:47 pm

    KORPS ALUMNI ANSHOR
    GERAKAN CENDIKIAWAN INDONESIA SEJAHTERA
    Jl. PASAR VII MESJID AL IKHLAS PADANG BULAN MEDAN

    Hal : Pemberian Sanksi Kepada Mantan Anggota Bawaslu dan Pembubaran Timsel
    Panwaslu Kada Pilgubsu 2013 Serta Tolak Semua Hasil Seleksi

    Sifat : Sangat Rahasia, Penting dan Mendesak

    Yth :
    1. Presiden Indonesia C/q Mentri Dalam Negri di Jakarta 7. Plt Gubernur Sumut 13. Ombudsman Ri & Sumut
    2. Kepala BPK Pusat di Jakarta 8. KPK 14. Komisi informasi Publik
    3. Kepala BPKP Sumut 9. Kejari/Kejatisu/Kejagung RI dan Sumut
    4. Kepala KPPN Medan II 10.Ka. Polri/Ka. Polda/Polresta
    5. DPR RI 11.Pimpinan Bawaslu 2012-2017
    6. DPRD SU 12.Bawaslu RI di Jakarta
    Di –
    Tempat

    Dengan hormat, berdasarkan fakta yang terjadi dimana Bawaslu priode lalu telah melakukan tindakan yang diduga melanggar kode etik dan hukum, maka dengan ini kami sampaikan sbb :

    1. Dalam masa jabatannya Bawaslu periode lalu telah melakukan serangkaian tindakan :
    a. Penyalahgunaan wewenang yaitu dengan memecat 5 anggota Panwaslu Kecamatan kota Medan pada Pileg dan Pilpres 2008/2009;
    b. Pemborosan anggaran dengan mengadakan acara perpisahan dengan Panwaslu se Indonesia di JCC Jakart akhir 2009;
    c. Dugaan pembiaran pungli dana transportasi acara pelantikan & pembekalan Panwaslu se Sumut Pileg & Pilpres 2008/2009 oleh Panwaslu Sumut;
    d. Pembiaran dugaan korupsi Panwaslu Kecamatan se kota Medan dan juga se Indonesia atas pencairan anggaran revisi fiktif DESEMBER 2009;
    e. Memngangkat dan memperpanjang masa jabatan mantan anggota Panwaslu kab/kota termasuk Asw dan RS dari Medan yang diduga korupsi dan sangat bermasalah unuk jabatan Panwaslu Kada Walikota Medan 2010
    2. a. Bahwa Bawaslu telah berada dalam masa demisioner-transisi, namun tetap ngotot membentuk Timsel Penerimaan Calon Anggota Panwaslu Kada Pilgubsu 2013(Timsel); b. Bahwa Timsel yang dibentuk beranggota 3 orang, tapi 1 orang diduga anggota parpol dan tidak pernah ikut menseleksi, sehingga merugikan calon, karena jumlahnya tidak lagi ganjil; c. Bahwa kinerja Timsel sangat rendah dan amburadul, terbukti dari JADWAL UJIAN YANG TAK SESUAI, YANG MENGUJI CUMA 2 ORANG, TANGGAPAN MASYARAKAY MINIM DAN TIDAK DIMANFAATKAN UNTUK MENSORTIR CALON YANG Dianggap masyarakat bermasalah sehingga yang dianggap bermasalah dan tak layak itu lulus juga seperti DS, MP, SP; d. Timsel juga tak berhasil mearangkul tokoh yag kredibel untuk menjadi anggota Panwaslu, malah yang mendominasi adalah mantan anggota Panwaslu yang sangat dicela masyarakat, dan adapun pemain baru ternyata sangat tidak meyakinkan; e. Ketua Timsel ternyata pernah sama-sama dengan DS di Panwaslu Pilgubsu 2008 dab DS juga adalah mantan staf Bawaslu periode lalu. Seharusnya jika kenyataanya demikian Z seharusnta tidak menjadi anggota Timsel karena pasti akan meluluskan DS;. Z dan DS juga diduga bermasalah dalam LPJ Panwaslu Pilgubsu 2008
    3. Bahwa Timsel tidak bekerja keras untuk melahirkan anggota Panwaslu kada Pilgubsu, terbukti ada mantan Panwaslu Pilleg, Pilpres yang layak berintegritas tinggi, berani, erdas, kreatif dan tegas , malah tidak lulus
    4. Bahwa Timsel kurang transparan dan mengabaikan hak calon untuk mengetahui kenapa dia lulus atau tidak lulus, Timsel telah berbuat sewenang-wenang
    5. Bahwa Timsel diduga sengaja tidak meluluskan calon yang punya integritas moral yang tinggi dari mantan Panwaslu, sebab diduga Timsel dan Bawaslu lama punya agenda kepentingan prgmatis pribadi
    6. Bawaslu lama juga tidak melakukan pengawasan yang efektif dalam pelaksanaan ujian Administrasi dan ujian wawancara. Timsel yang melakukan seleksi wawancara hanya 2 (dua) orang dari 3 (tiga) orang, Padahal UU mengamanahkan jumlah Timsel 3 (tiga) orang . Ini jelas sangat merugikan calon, karena tidak pembandingan atas persekongkolan yang dua orang
    7. a. Meminta dengan tegas dan segera kepada BPK Pusat, Polri, Kejagung dan KPK untuk memeriksa semua anggota Bawaslu dan Panwaslu se Indonesia dan sekretariatnya periode lalu yang diduga korupsi dan boros menggunakan anggaran APBN
    b. Meminta dengan resmi, tegas dan segera kepada BPKP Sumut dan KPPN Medan II serta Polri, Kejari/ti untuk memeriksa Asw dan RS (anggota Panwaslu Kota Medan Pileg, Pilpres 2008/2009 dan Panwaslu Kada Kota Medan 2010), MP mantan anggota Panwaslu Kecamatan dan seluruh mantan anggota Panwaslu Kecamatan se sumut serta anggota Panwaslu Sumut dan seluruh sekterariatnya atas dugaan korupsi
    c. Meminta kepada Plt Gubernur Sumut, BPKP Sumut dan KPPN Medan II untuk memberikan jawaban resmi atas dugaan keterlibatan DS dan Z (keduanya mantan anggota Panwaslu Pilgubsu 2008 atas dugaan korupsi ataupun ketidakberesan LPJ Keuangan pada Panwaslu Pilgubsu 2008)
    d. Meminta kepada Kepala KPPN Medan 2 untuk memberikan jawaban tertulis terhadap MP (mantan anggota Panwaslu Kecamatan Pileg dan Pipres 2008/2009) dan seluruh anggota Panwaslu Kecamatan kota Medan dan kepada Kepala KPPN se Sumut untuk memberikan jawaban resmi terhadap LPJ penggunaan APBN Panwaslu Kecamatan se Sumut Pileg, Pilpres 2008/2009 atas dugaan korupsi penggunaan Revisi Anggaran Belanja Panwaslu Kecamatan kota Medan dan Panwaslu Kecamatan se Sumut Pileg dan Pilpres 2008/2009 (LPJ Penggunaan Keuangan diduga fiktif karena anggran dicairkan setelah
    8. Meminta dengan segera dan tegas kepada Gubernur Sumatera Utara, BPKP dan DPRD SU untuk menjelaskan isu dugaan korupsi dari LPJ Panwaslu Pilgubsu 2008 yang melibatkan DS (calon) dan Z (ketua Timsel) yang mana mereka berdua pada waktu itu sama-sama sebagai anggota Panwaslu Kada Pilgubsu 2008-2013
    9. Meminta dan mendesak Presiden, DPR, DPD/Senat, Dewan Kehormatan, KPK, BPKP, KPKPN, DPRD SU dan Pemprovsu agar mengambil tindakan hukum, penegakan kode etik dan segala sesuatu yang dianggap perlu terhadap oknum Bawaslu lama dan segera memutus untuk tidak tidak mengakui keberadaan Timsel bentukan Bawaslu lama dan agar tidak menganggarkan dana kegiatan Panwaslu Kada hasil seleksi yang tidak legitimet dan melanggar UU ini
    10. Mendesak sekuat-kuatnya agar Presiden C/q Mentri Dalam Negri, DPR, DPD/Senat , DPRD SU dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membubarkan Timsel tersebut serta membatalkan semua hasil ujian seleksi dibatalkan karena melanggar UU, integritas dan kinerja rendah, serta tidak legitimet. Selanjutnya memerintahkan agar Bawaslu sesuai UU No. 15/2011, UU No 22/2007 dan UU No. 32/2004 Tentang Penyelenggara Pemilhan Umum dan Pemerintahan Daerah untuk Membubarkan Timsel Pilgubsu bentukan Bawaslu Lama dan membentuk Timsel yang baru. Oleh sebab itu DPR dan DPRD SU harus mengambil tindakan tegas, sebab masyarakat tidak ingin Panwaslu Kada yang akan menghabiskan dana milyaran akan merugikan APBD yang notabene adalah dari hasil pajak rakyat. Kita tidak mau uang kita dikelola dan dikorupsi oleh orang yang tidak legitimet. Khusus kepada Komisi Informasi Publik, agar “memaksa” instansi terkait membuka masalah ini.
    Demikian harapan kami, atas perhatian dan kerjasamanya dalam memberantas pembodohan dan mencegah terjadinya korupsi dari para opportunis, kami ucapkan terima kasih.

    Medan, 9 April 2012,

    An. Ormas/LSM/OKP/Organisasi Kemaawashasiswaan/Cendikiawan/Anggota Masyarakat
    EXPONEN MAHASISWA 98 DPW LSM PENJARA SUMUT KOMNAS PENGAWAS APARATUR NEGARA

    Hormat kami,
    Presidium Sekjend, Direktur,

    Julianto, SE Suherman Hasanuddin, SH. MH
    Hp 0852 7001 9048 Hp 0813 7030 2755 Hp 0852 6152 9278 Hp 0811 6482 95

    KORPS ALUMNI ANSOR GERAKAN CENDIKIAWAN INDONESIA SEJAHTERA

    King World Sandiana Muharni, SH

    CC. file

    Alamat surat dan Base Camp Aktivis Pro Demokrasi dan Anti Korupsi :
    Jl. T. Amir Hamzah DPW LSM Penjara An. Suherman – Sekjend Hp 0852 6152 9278 – Medan – Julianto Hp 0852 7001 9048
    Komisi Nasional Penagawas Aparatur Negara An. Hasanuddin, SH. MH Hp 0811 6482 95 – 0813 7030 2755 Medan

  152. 153 Ngocok Juni 7, 2012 pukul 2:49 pm

    mf pak,,saya msh bingung mslah artikel tentang “Kinerja Birokrasi dan Kesejahteraan PNS” yang menyebutkan gaji PNS gol paling rendah (I a masa kerja 0 tahun) adalah sekitar 2 juta,,,sedangkan di tempat saya dgn golongan I a dan masa kerjanya lebih dari 0 thn, gaji yang diterimanya berkisar 1,5 juta saja…sedangkan untuk golongan IIa-IIc gaji yang diterima berkisar antara 1,9 – 2,3 jt, dari gaji yang diterima itu sudah termasuk gaji pokok,tunjangan beras,tunjngan kluarga,tunjangan F umum,,,,,dan saya blum prnah mndengar PNS daerah dtmpat saya mndapatkan uang makan atau uang lauk pauk,,,itu gmbaran dari saya untuk gaji pokok PNSD, mngkin beda dgn PNS Pusat,,,maka dari itu akankah lbih baik diperinci dngan jlas data yang ada kmukakan dan cntumkan sumber dr mn data tersebut biar pembaca yg lain lebih mengerti,,,jujur setelah melihat artikel tersebut saya kaget dng tulisan tentang gol Ia sekitar 2 juta tersebut…untuk itu berikanlah data-data yang akurat, bukan data umum yang membingungkan..

  153. 154 Yusuf bin Jussac Juni 27, 2012 pukul 1:06 pm

    Saya sdg mencari e-mail PRIBADI Bung PLE Priatna yg pernah saya kenal dan beliau pernah mengenal saya pula. Saya baca sekilas ia menulis ttg Hostrali bbrp waktu yl. Saya pernah dua tahun di sana sejak SD sekolah tingkat SD s/d kelas dua jika tak salah ingat.
    Kpd siapapun di rubrik ini yg mengetahui e-mail beliau, pliizz help me forward pesan ini. Thank u for kerepotan anda semua.

    Wasalam,
    Yusuf bin Jussac atau Joe Jussac

  154. 155 Joko Juli 6, 2012 pukul 11:30 am

    sekarang, korupsi di negara ini sebenarnya telah diajarkan sejak SD, SMP dan selanjutnya. coba kita lihat cara-cara para (banyak) pendidik dalam memberikan nilai ujian akhir yang dituntut harus lulus dan tinggi nilainya.
    para pelaku pendidikan (baik itu di sekolah maupun di dinas pendidikan) yang memfasilitasi para siswa untuk saling mencontek demi prestise.

  155. 156 Ine Ventyrina Agustus 11, 2012 pukul 12:53 am

    Sabtu, 11 Agustus 2012, 00.45 AM
    Ykh: Bapak Slamet Hariyanto, Mba Sherly Citra Logaritma, dan teamwork rubrik gagasanhukum.wordpress.com. Assalaamu’alaikum Warahmatullohi. Salam jumpa dari saya, ine ventyrina. Saya dibimbing oleh Bapak Slamet Hariyanto untuk penulisan ilmiah populer pada tahun 2010. Tapi, maaf ya Pak, produktifitas menulis saya “puasa” selama 2 tahun karena saya fokus untuk menyelesaikan studi s2, dan kami diberi rezeki tambahan 2 anak, sehingga selesai studi s2 saat ini kami sudah memiliki 3 anak. Alhamdulillah Pak Slamet, saya sudah kembali mengabdi ke Universitas Mulawarman, Samarinda. Melalui “pembaca menulis”, saya mohon izin kepada Bapak Slamet bahwa saya berniat untuk mulai kembali menulis artikel hukum. Demikian, terimakasih atas perkenan dan perhatian Bapak Slamet Hariyanto & partners. Wassalaam. Hormat saya: ine ventyrina.

  156. 157 Djoko Edhi Soetjipto Agustus 13, 2012 pukul 5:20 pm

    Hawa, Rusuk Adam, dan Orang Madura
    Djoko Edhi S Abdurrahman
    (Anggota Komisi III DPR, FPAN, Wasekjen Hukum DPN HKTI)

    Karena para ahli di Mesir masih berdebat bagaimana proses penciptaan Hawa –‘bukan’ dan ‘ya’– dari rusuk bengkok Nabi Adam, praktis yang mengikuti perdebatan unik itu, harus menunda keyakinan sebelumnya bahwa Hawa dibuat dari Rusuk Adam. Asyik.
    Bagi sebagian orang, debat itu, pasti cuma sekadar sejumlah paradoks metodologi penakwilan para ulama versus fuqoha. Dan, kambing hitamnya ialah mitos Israiliyat. Kesian deh lu pengikut Phillo (perintis mazhab monoteisme Yahudi yang diganyang kaum phaganis pada masa Caligula).
    Jika menggunakan paradigma antrop Muhammad Arkoen, debat itu – mau tak mau — antara kubu Mitologi (Usthurah) versus kubu Myte (Khurafat) akhirnya. Kubu Usthurah adalah Penasihat Menteri Wakaf Mesir, DR Abdulgani Shama, lalu DR Aminah Nuseir, guru besar Aqidah dan Filsafat Universitas Al-Azhar, Kairo, diikuti pakar Muslim Abdul Fatah Asakir beserta para moderat lainnya, termasuk Al-Bayan.
    Di kubu Khurafat, ialah DR Musthafa Al-Shuk`ah, Anggota Lembaga Riset Islam Mesir berserta kaum tradisional yang mendominasi lembaga itu.
    “Ibunda Hawa dibuat dari tulang rusuk Nabi Adam adalah keyakinan yang keliru,”kata DR Abdul Ghani Shama kepada SKH Al-Bayan, Jumat (20/4). Adam dan Hawa, menurutnya, diciptakan dari materi yang sama. Keyakinan bahwa Hawa dibuat dari tulang rusuk Adam, berasal dari kisah Israiliyat, kisah-kisah yang tidak jelas asalnya.
    Mustafa Al-Shuk’ah menangkis dengan tak kalah satir, “Mereka yang tak mengakui Hawa diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam, tak mengerti Islam. Sebab, ayat Al-Qur`an menjelaskan bahwa yang dimaksud nafsun wahidah, ialah Nabi Adam. Hawa dijadikan dari nafsun wahidah. Artinya, diciptakan dari Nabi Adam, lalu umat manusia berkembang dari keduanya”.
    Saya tak yakin signifikansi pencapaian periset Mesir karena mereka berhadapan dengan penguasa yang sangat otoriter dan korup. Saat saya menjajagi penelitian Abinuwas Qonun, Desember 2005, di sana, diketahui bahwa Hosni Mubarak melarang kegiatan penelitian lapangan. Yang diizinkan hanya penelitian pustaka. Dengan demikian, menggunakan arogansi Sarjana Anglo Saxon, penelitian seperti itu hanya mampu mencapai kualitas ilmiah kelas dua.
    Namun, lepas dari situ, apa pun yang timbul dari debat tulang rusuk para ilmuwan Mesir itu, yang tampak bagi saya ialah keindahan yang dibawa oleh Rasululah dalam subtansi debat itu sendiri. Metafora keindahan di situ, meminjam perspektif kritis Arkoen, Rasulullah tak pernah memaksa orang untuk masuk Islam. “Transaksi” keyakinan yang dilakukan Rasululah, terletak pada keindahannya yang berisi harapan dan sistem nilai.
    Dalam faktanya, yang diimani para Muslim hingga saat ini sebagai tauhid, tak lebih dari perjalanan sejarah agama yang senantiasa terkooptasi oleh kekuatan politik. Oleh karenanya, konstruksi sejarah agama harus beroleh (i) konfirmasi kritis dari pengetahuan Mitologi – tak cukup myte, (ii) konfirmasi kritis pengetahun ilmu Sejarah, dan (iii) konfirmasi kritis dari pengetahuan ilmu Filsafat untuk mencapai keindahan Rasulullah.
    Kembali kepada debat para ulama dan fuqoha Mesir itu — termasuk debat khilafiah lainnya — adalah penting memberi fokus ke arah tiga unit konfirmasi kritis Arkoen tadi, sehingga warisan Rasullullah itu tidak mandeg, jumud, melainkan berkembang ke arah enlightenment dan empowerment Muslim guna menjawab tantangan perkembangan dunia yang pesat dan rumit.
    Mengapa demikian? Secara kasuistik, keyakinan bahwa Hawa diciptakan dari rusuk Nabi Adam, telah menimbulkan masalah fatal di Indonesia. Pertama, akibat keyakinan itu, terjadi pelanggaran hak azasi manusia (HAM), di mana perempuan dianggap sebagai mahkluk kelas dua yang kemudian hak-haknya dibedakan dari kaum pria. Dan, dalam buku Pembagian Kerja Secara Seksual (Graffiti, 1986), Prof Arief Budiman mengemukakan, Injil juga menaruh kaum perempuan sebagai mahkluk bodoh dan warga kelas dua.
    Kedua, paradigma Hawa diciptakan dari rusuk Nabi Adam yang kemudian di-juncto-kan ke ayat 30 Al-Baqoroh, dengan sendirinya telah menutup upaya berlangsungnya emansipasi wanita untuk mengangkat peran wanita ke wilayah publik, yang saat ini sekitar 80 persen wanita Indonesia hanya berhak menguasai wilayah domestik, pada gilirannya berpengaruh besar terhadap produktivitas pembangunan nasional.
    Ketiga, secara manajemen. Diakui atau tidak, sekali pun di wilayah politik sudah ada semangat dan upaya agar 30 persen manajemen diisi wanita, dalam faktanya tak mengurangi derajat manajemen seksis dibandingkan dengan derajat seksisme zaman emansipasi sosialis masih eksis sebelum 1994.
    Hitungan secara metode ekonomi, penghuni terbesar sektor kerja primer (pertanian tradisional) di Indonesia adalah kaum wanita – itu sektor pheriferal. Yang diinginkan oleh arsitek ekonomi dalam mengelola ekonomi pembangunan, adalah upaya yang mampu mendorong migrasi tenaga kerja dari sektor primer ke sektor sekunder (industri & konstruksi) dan sektor tersier (jasa) yang berakibat berlangsungnya pergeseran struktur ekonomi. Perbandingannya kini adalah 1:3. Dengan kata lain, secara metode PDB, satu tenaga kerja di sektor sekunder dan tersier, equivalent dengan tiga tenaga kerja sektor primer. Atau dengan persamaan: satu tenaga kerja sektor sekunder dan tersier, mensubsidi tiga tenaga kerja sektor primer yang, 80 persen dikuasai oleh wanita tadi.
    Dari data itu, kegagalan kita mendorong kaum wanita ke wilayah publik yang adil, adalah sama dengan kegagalan mengubah struktur ekonomi. Jadi, jangan melulu nyalahin IMF dan Mafia Berkeley. Justru kita punya pekerjaan rumah yang tak bisa rampung hanya dengan cara mengumpat, yakni memindah kaum wanita ke wilayah sekunder dan tersier — meminjam metafora Patricia Aburdene, “When the woman moved from bed room to board room — tatkala kaum wanita pindah dari kamar tidur ke kamar direksi”.
    Keempat, pasar Indonesia saat ini tak mampu menyerap pertumbuhan angkatan kerja yang rata-rata 2.400.000 per tahun akibat rendahnya produktivitas tadi, antara lain akibat perempuan tak jua pindah ke sektor sekunder dan tersier yang lebih modern, sebagian besar berakar pada mitos rusuk Nabi Adam.
    Logikanya, tiap 1 persen pertumbuhan ekonomi, menyerap sebanyak 240.000 tenaga kerja. Dengan demikian, untuk menyerap habis pertumbuhan tenaga kerja yang 2.400.000 itu, dibutuhkan pertumbuhan ekonomi 10 persen. Dalam faktanya, proyeksi pertumbuhan ekonomi dalam proyeksi APBN 2007, hanya berkisar 6 persen.
    Dengan demikian yang terserap hanya sebanyak 6 x 240.000 = 1.440.000 tenaga kerja. Sebanyak 960.000 tenaga kerja tidak terserap. Jika 960.000 tenaga kerja itu dibiarkan menganggur, emisi yang diberikan adalah kerusuhan sosial. Dan, orang kaya yang terutama menjadi sasaran kebencian dan perampokan.
    Hanya ada tiga opsi bagi pemerintah untuk menanggulanginya: (i) menambah modal di APBN — kian besar modal, kian lebar lapangan kerja. Tapi, mustahil dilakukan karena saat ini saja, APBN mengalami defisit Rp 53 triliun, sementara pertumbuhan yang 6 persen itu pun disubsidi oleh hutang luar negeri, opsi lain (ii) menurunkan kualitas UMR dari 240.000 per 1 persen pertumbuhan menjadi 400.000. Ini yang terjadi saat ini, sehingga buruh kian terinjak dan orang terus lapar. Opisi (iii) mengekspor TKI, adalah yang paling menguntungkan: sekitar 200.000-an ke Malaysia, 300.000-an ke Jazirah, 100.000-an ke Cina dan Eropa.
    Tahun lalu, TKI menyumbang 8 miliar USD. Untuk itu, saya ucapkan selamat atas terbentuknya Koperasi TKI oleh Jumhur Hidayat dan Agus Miftah yang akan bergerak membangun jaringan lawyer TKI di semua wilayah ekspor dan Bank TKI. Ringkasnya, produktivitas yang rendah, menyebabkan proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi terbatas.
    Kelima, hubungan rusuk Nabi Adam dengan Mujarabat – sebuah sampel. Tahun 1987 saya melakukan penelitian di Pulau Madura, Jawa Timur, kampung halaman saya. Hipotesis yang harus dijawab penelitian, apakah tradisi carog (berkelahi sampai mati menggunakan senjata clurit) di Pulau Madura untuk memuliakan wanita?
    Elaborasi penelitian itu, tidak saja menyangkut persepsi, data tragedi, melainkan juga simbol. Hukum adat tak tertulis di Madura, punishment untuk laki-laki yang mengganggu isteri orang adalah dibunuh.
    Sampai kini, adat tersebut terpelihara dengan rapi jali. Prinsipnya, tak ada wanita yang serong jika tak digoda oleh laki-laki. Masuk akal juga: kalau penisnya tak hidup, tentu saja batal nyerong. Jadi, tak berlaku silogisme ayat affair Nabi Yusuf di Pulau Madura. Ke liang kubur pun, Anda pasti dicari.
    Ternyata carog bukan untuk memuliakan wanita, melainkan untuk memuliakan Allah tapi dengan cara mengorbankan hak-hak azasi kaum wanita. Yang dijaga adalah rahim wanita, tempat bertapanya anak, sang pewaris keluarga.
    Rahim adalah nama Allah. Jadi harus dibela kesuciannya. Wanita dicipta dari rusuk Adam yang kurang satu itu, jadi rahim itu dijaga oleh tulang rusuk Nabi Adam. Itu sebabnya tampang clurit menyerupai bengkoknya tulang rusuk untuk menggantikan tulang rusuk Adam yang kurang sebatang.
    Kemudian, clurit disimpan diselangkangan laki-laki, berhubungan dengan tugasnya menjaga rahim. Jadi, model bengkoknya itu pun, dicari lewat petunjuk Kitab Mujarabat, disesuaikan dengan tanggal bulan kelahiran pemiliknya. Lalu disuluk dan dijesek (Aing Rajeh). Jadilah bermacam macam bentuk clurit.
    Akibatnya konyol, wanita bukan saja terampas hak-haknya, statusnya pun berubah menjadi hak milik laki-laki, hanya karena ia punya rahim. Tak ada yang membantah pemahaman itu, karena diajarkan secara sistematis oleh para kyai.
    Jadi, saya yakin tesis Ellys Towen Bowsma (1982) keliru, yang menyamakan struktur antropologis orang Madura sama dengan orang Sisilia. Yaitu, keberingasan antropologis yang bersumber dari rigiditas kesetiaan pengabdian kepada keluarga. Di Madura, carog bukan pengabdian kepada keluarga, melainkan pengabdian kepada Rahim.
    Penelitian lanjut, saya menemukan pemahaman yang kacau atas istilah Rahim. Awal mula, istilah rahim tidak mengacu mengenai nama Allah. Yang benar adalah Rahem, artinya kemaluan wanita (vagina). Entah bagaimana kejadiannya, Rahem terpeleset lalu menjelma menjadi Rahim (nama Allah).
    Dan, sejak berubah menjadi Rahim, ia punya hubungan antropologis dengan rusuk Nabi Adam. Sejak itu pula, wanita di Madura hingga kini, eksistensinya adalah property kaum laki-laki, yang seumurnya menjadi when the women never moved from bed room to board room (ketika perempuan tak kunjung pindah dari kamar tidur ke ruang direksi – travesty dari pikiran Patricya Aburdene dalam “Shock Wave”).
    Dus, yang paling berkepentingan dengan debat para ahli di Mesir tadi, adalah orang Madura, suku bangsa saya – sebuah pulau gersang yang menjadi satu-satunya daerah tertinggal di Pulau Jawa.

  157. 158 djokoedhisoetjipto Agustus 13, 2012 pukul 5:23 pm

    Ok Boss

  158. 159 ine ventyrina, SH., MH. Agustus 21, 2012 pukul 11:13 pm

    Assalaamu’alaikum. Ykh: Bapak Slamet Hariyanto, Mba Sherly Citra Logaritma beserta staf redaksi http://www.gagasanhukum.wordpress.com , apa kabar? Ine menghaturkan: Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir batin dunia wal akhirat, atas perkataan dan perbuatan yang menyakiti hati. saya berterimakasih atas kebaikannya. Salam dari kami: ine ventyrina/klg.

  159. 160 Eddy Supeno,SE.MM Oktober 4, 2012 pukul 7:41 pm

    Terimakasih sudah mengunduh dan mengupload tulisan saya “Mereformasi Birokrasi Statistik”(Eddy Supeno,SE.MM-Pekalongan)

  160. 161 Pelatihan Online November 6, 2012 pukul 9:41 pm

    Bolehkah pengunjung blog berkirim tulisan ke media ini, dan apa saja syaratnya? Bilakah ada rambu-rambu tertentu yang wajib ditaati oleh pengirim tulisan?
    Atas kesempatannya kami sampaikan terimakasih.

    Jawaban redaksi:
    Baca Cara Kirim Artikel di blog ini. Terima kasih.

  161. 162 Ahmad, Purwakarta Maret 27, 2013 pukul 11:26 am

    saya berharap agar dari para penulis ada yang mau dan berkenan untuk membuat tulisan mengenai salah satu alat kelengkapan DPRD terutama mengenai Fungsi dan kinerja Badan Musyawarah DPRD.

  162. 163 Furqan Jurdil November 26, 2013 pukul 4:29 pm

    saya sangat senang dengan adanya media online…untuk menambah wawasan dan memotivasi saya untuk menulis…trima kasih

  163. 164 M.jafar Januari 15, 2014 pukul 12:41 am

    Kami warga tanjung selor kab. Bulungan kaltim Mohon bantuanya, kepada siapa kami dapat meminta bantuan hukum atas kasus tanah kami yang hingga kini belum ada kepastian hukum nya.

  164. 165 Yudi April 11, 2014 pukul 9:36 pm

    Caleg bagi-bagi duit

  165. 166 Ratu Syakila Agustus 28, 2014 pukul 11:48 am

    kami warga kab sukabumi kec gunung guruh meminta penyaluran gas lpg 3 kg jangan di persulit itu kebutuhan masyarakat mohon di perhatikan ribut2 dirut jngan takut gas habis tp bktinya masyarakat kekurangan lpg dmn letak hak perlindungan konsuman


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





ISSN 1979-9373
ISSN GagasanHukum.WordPress.Com

ARSIP

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 1,653,154 hits
Agustus 2017
S S R K J S M
« Jul    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

%d blogger menyukai ini: