Membangun Ekonomi Lokal Pascapilkada

Oleh Abdullah bin Salim

Pilkada serentak di 101 daerah di Indonesia telah dilaksanakan dengan keyakinan bersama bahwa ada tujuan un tuk membuat perubahan bagi ke hidupan ma sya rakat Indonesia dalam bidang pertumbuhan ekonomi.

Jargon ”demi kesejahteraan rakyat” yang disampaikan pada kampanye masingmasing calon untuk mencapai sebuah keme nangan bagi calon dan partai yang mengusung.

Ranah berbicara politik memang akan membicarakan partai politik dan capaian partai tersebut dalam kiprah politik nya di Indonesia, bahkan daerah secara khusus.

Namun, masyarakat tidak bisa hanya berkutat pada pembahasan tersebut. Hal yang harus kita bahas adalah poli tical product partai pasca pilkada.

Political product sebuah hasil atau capaian politik dalam pembangunan berupa jaminan sosial dan eko nomi untuk kemajuan masyarakat serta menjauhkan masyarakat dari kon flik pema haman dan kekerasan bernuansa agama, budaya, dan etnis yang akhirakhir ini mencuat karena proses kontestasi politik yang di main kan partai dan para calonnya.

De ngan be gitu, pilkada tidak hanya sebagai pro ses menentukan ke pala daerah oleh partai dengan tangan-tangan masyarakat.

Sejatinya pil kada merupakan fase di mana rakyat daerah memilih pe mim pin yang berintegritas dalam mem bangun daerahnya.

Integritas dalam ke pemimpinan memang sangat dibutuhkan dalam memimpin masyarakat yang memimpikan kesejah tera an atau kita sebut kemajuan dalam perekono mi an. Integritas di sini maksudnya konsep pengabdian yang murni dalam diri pemimpin untuk mengem bangkan perekonomi an daerah.

Pilkada berpengaruh besar bagi pembangunan ekonomi bangsa sebab kita akan sepakat dengan kalimat ”lima menit menentukan nasib lima tahun ke depan” berbagai daerah.

Kita tahu di berbagai daerah Indonesia memiliki potensi ekonomi yang mumpuni dalam produksi asli kelola sumber daya alam (SDA) di Indonesia.

Berbagai bidang ekonomi pun mulai digeluti oleh masyarakat daerah, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, dan bermacam sumber untuk mendapat keuntungan dalam pembangunan ekonomi.

Mencetak pelaku ekonomi daerah sangatlah penting pasca pilkada sebab masyarakat harus ingat dan sadar dengan pilkada-pilkada sebelumnya untuk dijadikan bahan evaluasi bersama tentang pemimpin yang berpihak terhadap ekonomi daerah untuk masyarakat dan pemimpin yang hanya mementingkan oligarki di daerah. Akhirnya, akan sampai pada pengawalan kebijakan publik tentang perekonomian.

Bila pemerintah sadar akan hal ter sebut dengan wacana nasional isasi aset dan dimulai Masya rakat Ekonomi ASEAN (MEA), masyarakat akan diupayakan untuk melakukan proses ekonomi mikro maupun makro.

Dengan begitu, upaya untuk menghidupkan sektor ekono mi, peran rakyat daerah yang lebih nyata akan terwujud pasca pilkada.

Ke depan perekonomian daerah tidak hanya menjadi ladang dan transit bagi para investor asing, tetapi dapat men ciptakan investor-investor lokal yang lebih unggul dalam pengelolaan dan pembangunan ekonomi daerah. (Sumber: Koran Sindo, 02 Maret 2017)

Tentang penulis:

Abdullah bin Salim Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Iklan


ISSN 1979-9373
ISSN GagasanHukum.WordPress.Com

ARSIP

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 1,699,528 hits
Maret 2017
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

%d blogger menyukai ini: