Gawat Darurat Narkoba

Oleh Anis Mashdurohatun

Globalisasi membawa dampak signifikan terhadap tata nilai kehidupan masyarakat, termasuk di daerah. Perubahan itu terlihat dari melemahnya keyakinan beragama, pengedepanan sikap individualitis, materialistis, dan hedonis, termasuk kemerebakan penyalahgunaan narkoba. Saat ini, di Indonesia pengaruh negatif narkoba makin memprihatinkan.

Di Jateng, selama 2011 jajaran kepolisian di provinsi ini mengungkap sedikinya 740 kasus penyalahgunaan narkoba. Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng Kombes John Thurman Panjaitan mengatakan, Surakarta merupakan daerah dengan kasus terbanyak, disusul Banyumas, Purwokerto, Cilacap, dan kota Semarang. (SM, 26/12/11)

Banyak faktor yang melatarbelakangi mengapa remaja mudah terjerumus dalam perangkap narkoba. Faktor yang seringkali menjadi kambing hitam adalah lingkungan pergaulan. Banyak remaja pada masa pubertas ’’kewalahan’’ menghadapi persoalan sehari-hari. Misalnya merasa tidak memiliki rasa percaya diri, sering merasa cemas, tidak bisa mengelola ekspresi dan emosinya, dan akhirnya lari ke narkoba. Biasanya tidak secara langsung melainkan lewat proses coba-coba.

Ada juga karena faktor dari luar yang mempengaruhi psikologisnya. Misalnya remaja yang dalam keluarga sering disudutkan, dibandingkan dengan saudaranya yang barangkali punya prestasi lebih baik. Lama-kelamaan ia menjadi kurang bisa menghargai dirinya, merasa tidak memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan.

Akibatnya, dia merasa lebih nyaman bila berkumpul dengan temannya yang dianggap lebih bisa mengakomodasi. Persoalannya adalah bila temannya itu punya persoalan serupa. Remaja itu akhirnya merasa menemukan keluarga baru, komunitas yang berisi orang-orang senasib, sama-sama frustrasi. Ia menganggap komunitas baru itu lebih bisa menerima kehadirannya kendati sebenarnya itu lingkungan yang tidak sehat.

Dalam perkembangannya, bisa jadi temannya itu mengenalkan lagi kepada teman lain, demikian seterusnya hingga terbentuk komunitas yang lebih besar. Kemudian mereka mulai melakukan tindakan asosial, jarang pulang, sering bolos sekolah atau kuliah. Mereka tidak lagi memedulikan perilaku hidup sehat atau masa depannya, bahkan etika umum, hukum, sosial, dan norma agama. Saling pengaruh-memengaruhi yang tidak membawa ke jalan kebenaran.

Dari mana mereka mendapatkan uang untuk bersenang-senang di komunitas baru itu atau menyenangkan sesama anggota komunitas? Bagi remaja dari kalangan the have, uang bukan masalah karena orang tuanya pasti memberinya berlebih. Tapi bagi yang tak mampu, tidak menutup kemungkinan mereka mencari uang lewat jalan yang tidak benar.

Edukasi di Rumah

Lantas, bagaimana mencegah secara dini agar remaja tidak terjerumus lingkaran narkoba? Ada pendapat menyatakan bahwa pergaulan di masyarakat adalah lingkungan yang paling bertanggung jawab atas penyimpangan perilaku. Memang lingkungan punya andil tapi sejatinya keluarga bisa membentuk pribadi kuat seorang anak.

Karena itu, kata kuncinya ada pada lingkungan keluarga. Basis itu harus kuat karena adanya ikatan yang sehat, termasuk masalah komunikasi menjadi fondasi untuk menangkal semua pengaruh negatif. Dalam keluarga, anak harus mendapat bekal cukup, mencakup norma sosial, etika, agama dan sebagainya.

Terkait dengan bahaya narkoba, kini Jawa Tengah sudah memasuki status gawat darurat sehingga orang tua perlu mengambil peran lebih besar dalam mengawasi anak. Secara internal, orang tua bisa mencegah bahaya narkoba lewat pendidikan, di samping menciptakan keharmonisan dalam keluarga. Secara eksternal, Polri dan lembaga yang terkait bisa menyuluhkan bahaya narkoba kepada remaja. Sosialisasi masalah itu juga bisa dilakukan secara tidak formal, misalnya melalui kegiatan PKK, karang taruna, atau bimbingan rohani di tempat ibadah. Hal ini untuk melengkapi penyuluhan serupa lewat media massa. (Sumber Suara Merdeka, 27 Januari 2012).

Tentang penulis:
Anis Mashdurohatun SH MHum, dosen Fakultas Hukum Unissula Semarang



ISSN 1979-9373
ISSN GagasanHukum.WordPress.Com

ARSIP

KOMENTAR TERBARU

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 658,759 hits

 

Januari 2012
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.