Surat Buat Gubernur Jawa Barat

Bila anda ingin menyampaikan aspirasi berupa saran, pendapat, kritik konstruktif kepada Gubernur Jawa Barat, silakan tulis di kolom pesan (Tinggalkan Balasan) pada rubrik ini. Cantumkan e-mail (surat), nama, dan kota/kabupaten domisili anda.

About these ads

19 Responses to “Surat Buat Gubernur Jawa Barat”


  1. 1 Riccrajasa Muhammad Desember 10, 2009 pukul 1:28 pm

    Bapak Gubernur YTH, saya miris dengan Cianjur dalam hal suap dan sogokan untuk jadi PNS pada CPNSD sekarang, meski sulit di buktikan, tetapi “makelar” CPNS memang berkeliaran di Cianjur. Saya berharap tim dari Prov Jabar segera melakukan investigasi dan penyelidikan menyeluruh tentang hal tersebut sangat getir memang menyaksikan orang-orang yang QUALIFIED layak tidak lulus CPNS karena tidak punya DUIT…tapi yang tidak FIT PROFER justru lulus dengan indikasi sejumlah DUIT melalui MAKELAR DAJJAL “JALUR SILUMAN “……..apa jadinya kualitas PNS kalau begitu.

  2. 2 Sandi Januari 22, 2010 pukul 9:07 am

    Assalamu’alaikum pak gubernur.
    Saya hanya ingin menyampaikan kabar bahwa di karawang begitu banyak rentenir berkedok koperasi dan mereka akan meneror atau mengancam jika telat membayar, sebagai contoh ada di daerah lamaran.
    tolong berantas koperasi2 tersebut

  3. 3 Hana Januari 30, 2010 pukul 2:11 pm

    Untuk pa Gubernur saya ingin bantuan untuk pengusaha kecil di perhatikan, saya ingin usaha tapi ga punya modal mau pinjm ke bank bunganya gede2 dan harus ada jaminan, proses nya susah harus punya usaha sdh 2 taun,

  4. 4 Nining Hana Oktober 10, 2012 pukul 4:20 pm

    Kepada:
    Yth. Gubernur JAWA BARAT
    Bapak Ahmad Heryawan
    Di
    Tempat

    Dengan hormat.
    Dengan datangnya surat ini saya sebagai rakyat yang ingin berkeluh kesah terhadap pimpinannya, saya sebagai putra daerah dan sebagai warga Negara, kami berhak mendapat kenyamanan hidup tanpa ada gangguan dari pihak manapun.
    Maksud saya adalah mengadukan masalah pengrusakan alam dan berbagai hal yang menyangkut pelanggaran yang dibuat oleh pembangunan perumahan CARACAS MOUNTAIN VIEW yang berlokasi di desa Caracas kecamatan Cilimus kabupaten Kuningan Jawa Barat.
    Saya sudah berkirim surat kepada bapak bupati sebanyak dua kali dan mendapat tanggapan dengan datangnya bapak bapak dari dinas terkait ke lokasi termasuk ketua satpol PP, Kuwu, Camat, Sekdes, dengan pakaian dinas lengkap juga pihak pengembang. Jumlahnya lebih dari 15 orang dan saya hanya sendiri. Tapi dari sekian banyak bapak bapak ahli dan terpelajar yang hadir tak satupun bahwa itu merusak alam.
    Dan saya memohon kepada bapak gubernur agar perumahan ini DITUTUP DEMI HUKUM,KEMANUSIAANdan SEJARAH BANGSA untuk selama lamanya.
    Adapun hal yang melanggar dan melawan hukum adalah:
    1. TIDAK PERNAH ADA PAPAN PENGUMUMAN DI LOKASI tempat yang akan dibangunnya perumahan tersebut, papan tersebut seharusnya dipampang paling tidak 2 bulan lamanya, juga tanpa ada media lokal setempat selama 2 hari berturut-turut yang memberitakan. Gunanya untuk sosialisasi kepada masyarakat tentang dampak yang akan ditimbulkan dari perumahan tersebut dikemudian hari dan ini sangat penting menyangkut perijinan dari warga sekitar. Dalam hal ini saya katakan bahwa ini PEMBODOHAN terhadap masyarakat, karena pemberitaan yang tidak seimbang tentang untung dan ruginya dari pembangunan tersebut di masa depan. Telah mengambil keuntungan dari ketidak tahuan masyarakat.
    2. Diantara yang bertanda tangan ada pula warga yang TIDAK BERTANDA TANGAN termasuk saya untuk menyetujui pembangunan tersebut. Undang undang no 23/ 1997, harus ada ijin lingkungan sebagai prasyarat ijin usaha/ ijin kegiatan, bahkan ijin usaha/ ijin kegiatan yang telah dikantongipun menjadi batal demi hukum bila ijin lingkungan dicabut. Saya berkali kali dan berbulan bulan meminta surat copy tanda tangan warga tidak pernah diberikan atau diperlihatkan, ada indikasi TANDA TANGAN SAYA DIPALSUKAN, dan ini sudah masuk kategori tindak pidana.
    3. Penggundulan bukit telah dilakukan, dan ini sangat memungkinkan terjadinya bahaya LONGSORyang akan menimpa warga sekitar bukit, karena tidak ada lagi pengaman dari bukit tersebut berupa akar penopang dan kondisi bumipun akan berubah karena bangunan di atas.
    4. SUDAH DIBUAT SUMUR BORdi perumahan tersebut, walau kapasitasnya kecil akan tetapi kalau dibuat puluhan bahkan ratusan sumur oleh penghuni rumah, Apakah ini dibenarkan? Sudah resapan ditutup rumah, air nya diambil pula. Apa jadinya……?
    5. Telah merubah “BENTANG ALAM”
    a. FUNGSI BUKIT ADALAH SEBAGAI PENYIMPANAN AIR TANAH YANG BAIK, tapi mengapa di alih fungsikan untuk perumahan? Bagaimana kami dan anak cucukami juga masyarakat sekitar di kemudian hari yang begantung kepada resapan air dari bukit tersebut? Ancaman kekeringan akan dihadapi warga karena resapan ditutup tembok dan plester, apabila ada yang menyangkal bahwa ini bukan lahan resapan itu salah besar karena tanah disitu adalah tanah yang gembur jadi sangat gampang sekali air meresap ke dalam tanah tersebut.Sedangkan air adalah sumber bagi kehidupan seluruh mahluk hidup di muka bumi ini? Tanah itu akan tetap disitu walau kita sudah dipanggil Allah swt, kecuali kiamat datang lebih cepat. Selogan LEUWEUNG RUKSAK, CAI BEAK, MANUSA BALANGSAK ( hutan rusak, air habis, manusia susah ) slogan ini sangat cocok untuk kami dimasa depan.
    b. TELAH MERUBAH STRUKTUR BUKIT DENGAN MENGGARUK TANAH SECARA BESAR BESARAN UNTUK DIPERJUAL BELIKAN,sangat tragis telah membantai bukit yang menjadi kebanggan kami desa Caracas dan Sampora telah hancur. Saat ini saya dipaksa untuk menelan kekecewaan yang amat dalam, karena pembangunan itu merusak lingkungan dan merusak ke-ASRI-an bukit tersebut.Dan Bukit adalah PATOK BUMI, apa jadinya bila sebuah bukit diratakan?
    Kedua hal tersebut tertuang dalam undang undang no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, disebutkan secara jelas TINDAK PIDANA KEJAHATAN LINGKUNGAN.Mulai pasal 90 sampai pasal 120.Dan tindakan ini adalah tindakan yang melawan hukum.

    6. ADA MATA AIR CUKUP BESARyang tak akan berfungsiapabila perumahan tersebut tetap dilanjutkan, dan mata air tersebut tada di 3 kolam namanya KALIJAGA yang murni bersumber dari mata air. Air tersebut sangat berguna bagi warga untuk mengairi sawah di sebagian desa Sampora dan Wanayasa( termasuk kabupaten Cirebon ) Satu mata air lagi ada di sebelah utara bukit tersebut dan orang setempat memberi nama hulu setu.
    Dalam al quran pun disebutkan: dan ketika Musa memohon air untuk kaumnya “pukullah batu itu dengan tongkatmu” lalu memancarlah dari padanya dua belas mata air. Sungguh tiap tiap suku mengetahui tempat meminumnya. Makan dan minumlah rizki Allah , dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan” (Q.S.2:60)
    Bukankah melindungi sumber mata air itu mendapat perhatian yang sangat serius saat ini? Ada beberapa undang undang yang mengatur masalah air, UU no 24 thn 1992 tentang penataan ruang, UU no 23/1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup, UU no 41/1999 tentang kehutanan, UU no 7/2004 tentang sumber daya air. Bukankah sumber mata air itu harus dijaga dan di konservasi?

    7. Dengan kali yang hanya berukuran 2 meter, apakah kali trsebut akan mampu menahan debit air dari berhektar hektar lahan apabila telah ditembok? ANCAMAN BANJIRakan menimpa sebagian Desa Caracas dan Sampora. Dampak inipunakan dirasakan warga di tahun tahun kemudian sampai bumi ini kiamat.
    8. Kalaupun akan memakai ijin prinsip itu harus ada AMDAL dan tidak bisa hanya mengacu kepada UPL UKL. Karena telah memapas sebuah bukit dan pembangunan perumahan itu harus ada DOKUMEN AMDAL.
    9. PENGHILANGAN SEJARAH!!! Karena tempat tersebut adalah tempat para pejuang melihat kapal kapal penjajah yang keluar masuk pelabuhan cirebon, dan tempat melihat seberapa banyak kekuatan musuh yang akan masuk ke wilayah kuningan. Pejuang menghadang musuh sampai pertigaan caracas dan itu dinamakan PANGHADANGAN sampai sekarang. Demi sejarah bangsa dan demi para anak negeri yang telah berjuang dengan AIR MATA dan DARAH. Saya lahir bersebelahan dengan bukit itu jadi saya tahu persis apa saja yang ada di bukit tersebut, ada bangunan di puncak bukit terbuat dari batu bata merah ukuran sekitar 3×3 tinggi sekitar 25cm dan ada tangga undakan di bawahnya. Tidak mungkin bukit itu tanpa sejarah.

    Itulah alasan-alasan penolakan saya terhadap pembangunan tersebut, jangan biarkan kami menderita karena korban bisnis dari segelintir orang.
    Sebagai tambahan dan pertimbangan adalah:

    1. Ada kabar bahwa beberapa tahun yang lalu bukit tersebut masih dimiliki mantan Bupati Subandi, anaknya Bapak Bupati lama bernama Bapak Tomy pernah menggali dan akan mempergunakan lahan tersebut. Akan tetapi saat terlihat oleh bapak bupati haji aang hamid suganda, langsung dihentikan hari itu juga. Tapi sekarang? Terus terang kami kecewa sama bapakbupati “Mengapa bapak bupati tidak menghentikanya?Apa kah saya harus berkata bapak bupati bertekuk lutut di kaki pengembang?

    2. Kuningan telah mendeklarasikan diri sebagai daerah konservasi pada tahun 2010,dalam hal ini saya merasa terbebani oleh sebutan tersebut, saya merasa malu dengan pendeklarasian tersebut karena ada bukit yang di potong dan dijadikan perumahan?

    3. Manusia terbuat dari tanah akan kembali ke tanah, begitu setia tanah terhadap manusia walau sudah dikotori dan diinjak tapi tanah selalu diam, dan saat jasad terbujur kaku pun tanah masih setia memeluk bangkai manusia yang sudah tak berguna lagi. Tapi mengapa manusia masih bertindak tidak adil terhadap tanah dan alam, dan ini adalah tindakan kekerasan terhadap alam.Tanpa alam tanpa manusia karena manusia hidup dari alam.

    4. Tahun 2011 Kuningan meraih penghargaan KALPATARU dan saya ingin bukti nyata dan bukan OMONG KOSONG dan CELOTEHyang digembar gemborkan di belakang meja dan diatas mimbar, tidak penting itu buat saya. Dan bapak bupati sendiri telah mengatakan sesaat setelah menerima penghargaan tersebut . Dan ini sepenggal ucapan bapak bupati: “Tentunya saya bangga bisa meraih penghargaan ini, apalagi menjadi satu-satunya wakil dari Jawa BaratTapi saya akan lebih bangga lagi jika masyarakat Kuningan benar-benar menyadari bahwa lingkungan ini memang harus dipelihara dan dilestarikan, harus banyak menanam pohon, jangan membunuh burung, dan jangan pula menangkap ikan di sungai dengan cara yang merusak. Jika hal itu sudah disadari seluruh masyarakat, sayayakin Kuningan akan terus lestari”entah beliaumasih ingat atau tidak dengan kata kata ini.

    5. Tempo hari yang lalu saya membaca Koran, ada berita bahwa Bapak Bupati turun dari mobil dan memarahi PKL karena berjualan mengganggu pertumbuhan pohon di desa manis, tapi mengapa di desa Caracas yang nota bene bukit adalah tempatnya pohon,beliau tidak marah? Dalam hal ini saya katakan bahwa Bapak Bupati telah bertindak tidak adil terhadap bukit di Caracas.Hal ini pun membuat saya kecewa kepada bapak bupati kuningan.

    6. Bukit ini bukan bukit tandus dan tidak berfungsi, bukti pohon2 yang masih ada di sebelah barat yang tidak dijual masyarakat masih rimbun dan subur. Dan sewaktu saya kecil itu adalah kebun jeruk. Jadi lahan ini bukan lahan tidak berguna dan mati. Terakhir bukit ini ditanami pohon jabon dan tumbuh subur tapi ketika akan membuka perumahan pohon pohon tersebut dilindas becho, beberapa bulan yang lalu masih ada tertinggal 1 atau 2 pohon saja yang tingginya sekitar 2,5m. Ada kriteria lahan untuk perumahan yaitu lahan tandus, bukan lahan persawahan, bukan lahan konservasi, bukan lahan resapan.

    7. Kemana kami mencari keadilan? Masih adakah keadilan untuk kami rakyatmu?

    8. Ada kabar burung yang mengatakan bahwa lahan tersebut dibeli oleh bapak bupatitapi ada juga yang mengatakan dibeli PEMDA, tapi benar tidaknya berita tersebut saya tidak tahu pasti.

    9. Persembahan sebuah lagu yang saya ciptakan sendiri untuk bukit caracas.

    10. Apabila dalam kasus ini saya mengada ada dan membuat fitnah, silahkan proses saya secara hukum yang berlaku di Negara kita Indonesia.

    Tuntutan nya adalah:

    1. Hentikan pembangunan untuk selama lamanya

    2. Bongkar bangunan yang menurut saya ILEGAL karena beberapa pelanggaran diatas, jangan hanya bisa membongkar bangunan tak berijin di pinggir jalan milik orang miskin.

    3. Kembalikan bukit pada fungsi semula sebagai resapan air kami.

    4. Tanami dengan sejuta pohon atau untuk tempat rekreasi alam yang ditanami berbagai jenis buah2an atau hutan kota, sebagai pintu masuk kota Kuningan orang akan terkesan kagum melihat keindahan.

    5. Untuk perusak alamcaracas dan KUNINGAN dimohon pergi dan jangan pernah kembali dengan tujuan yang sama.
    Demikian surat saya ini dan saya sangat berharap Bapak gubernuruntuk menindak lanjuti masalah ini demi orang banyak, demi anak cucu cicit kami di kemudian hari. Saya mohon maaf apabila ada kata-kata dan bahasa saya tidak sopan. Tapi itulah saya dengan segala keterbatasan sebagai manusia biasa, saya orang biasa dan bukan siapa siapa juga tidak punya apa apa. Hanya satu tekad yang saya punya dari lubuk hati yang paling dalam, menyelamatkan alam.
    Akhir kata saya ucapkan banyak-banyak terima kasih.

    Hormat saya

    Nining kurniasih/ hana
    Pendukung yang peduli terhadap bukit caracas:
    1. 2. 3. 4.

    Tembusan:
    1. TOKOH TOKOH AGAMA JAWA BARAT
    2. TOKOH TOKOH MASYARAKAT JAWA BARAT
    3. GUBERNUR JAWA BARAT
    4. DPRD KUNINGAN
    5. SELURUH FRAKSI DPRD KUNINGAN
    6. DPRD 1 JAWA BARAT
    7. SELURUH FRAKSI DPRD 1 JAWA BARAT
    8. DPR RI
    9. SELURUH FRAKSI DPR RI
    10. LSM LSM LINGKUNGAN HIDUP JAWA BARAT
    11. KEMENTRIAN LINGKUNGAN HIDUP
    12. BLH JAWA BARAT
    13. KAPOLSEK CILIMUS
    14. KAPOLRES KUNINGAN
    15. KAPOLDA JAWA BARAT
    16. KAPOLRI

  5. 5 Heri Hermawan Februari 12, 2013 pukul 12:39 pm

    YTH bpak gubernur jawa barat. . .sya mau tanya kalo kena musibah kebakaran rumah karena arus listrik PLN itu dapat bantuan dana dari pemerintah atau tidak? Masalah nya rumah saya yg ber alamat di dusun bojong raas, RT 18 RW 08, Desa rawa ,kecamatan lumbung, kabupaten CIAMIS, atas nama SURYATI beberapa bulan lalu kebakaran karena arus listrik, katanya akan ada dana bantuan dari pemerintah, tp sampai detik ini bantuan tak kunjung datang. Trmakasih

  6. 6 Mohammad Naji Maret 1, 2013 pukul 7:30 pm

    assalamualikum wr wb
    yth.bapak gubernur dan wakil gubernur jawabarat ditempat
    puji syukur atas kehadirat allah swt karna gubernur dan wakil gubernur jawa barat yaitu bapak ahmad heryawan dan bapak deddy mizwar semoga provinsi jawa barat semakin maju dan baik dan kami mendoakan agar bapak ahmad heryawan dan bapak deddy mizwar menjadi gubernur jawa barat yang baik dan bijaksana sekian ucapan kami wassalamualaikum wr wb
    bapak fahri alkatiri
    alamat:jl.belanak kauman bangil no.217
    kec.bangil kabupaten pasuruan prov.jawa timur
    kabupaten.pasuruan

  7. 7 Abun Supriyatna April 24, 2013 pukul 10:30 am

    Assalamu’alaikum wrwb,Yth Bapak Gubernur,

    Informasi musibah bencana alam longsor di Kampung Cigintung Desa Cimuncang Kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka Jawa Barat
    Kejadiannya 14 April 2013.Semua warga sudah dievakuasi sebanyak 8 RT,masing masing RT 1= 289 warga,RT 2 = 289 warga,RT 3 = 236 warga,RT 4 =285 warga
    RT 5 = 203 warga,RT 6 = 215 warga,RT 7 = 236 warga,RT 8 = 250 warga.
    Semua mengungsi ke rumah saudaranya dan yang tidak punya saudara ditampung dirumah warga /pabrik sapu yang kosong.
    Kemungkinan besar sudah tidak bisa dihuni lagi karena tertimbun tanah.

    Sampai saat ini menurut warga belum ada pejabat yang berkunjung/membantu.
    Mohon bantuannya dari pemerintah, paling tidak ada pejabat yang berkunjung untuk menghibur dan menenangkan masyarakat.

    Terima kasih banyak atas perhatiaannya

    Wassalamu’alaikum wrwb

    Abun Supriyatna

  8. 8 Ahmad Muhammad Alawi Juli 15, 2013 pukul 2:44 pm

    Assalamualaikum. Yth bapak gubernur aku warga desa sirnasari kec.Tanjungsari kab.Bogor.
    Aku memohon pertolongan pa gubernur, aku butuh pertolongan pa.

  9. 9 Ibu Wati Juli 19, 2013 pukul 3:24 pm

    assalamu alaikum wr wb
    Yth Bapak gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat
    saya mohon penjelasan tentang pendidikan sekolah saat ini,mengapa sekolah SMA NEGERI biayanya sangatlah mahal ada uang awal tahun dan SPP yang sangat mahal bagi kalangan tidak mampu,padahal dlm interen sekolah mendapat uang BOS,kemana uang BOSnya?dan dalam kampanye Bapak sblum terpilih bahwa sekolah SMA gratis,tapi pada kenyataannya tidak ada sama sekali,saya mohon penjelasannya
    sekian dan terimakasih

  10. 10 Asep Syawaludin November 16, 2013 pukul 5:50 am

    Assalaamu’alaikum Wr.Wb.

    Pak Gubernur dan Wakil Gubernur…

    KAMI MINTA KOMPLEK KANTOR GUBERNUR GEDUNG SATE DIBUKA UNTUK AKTIVITAS OLAHRAGA DAN REKREASI HARI MINGGU SEPERTI TAHUN-TAHUN YG SEBELUMNYA DULU DIBUKA.
    ORANG ORANG KAYA DAN PEJABAT SUDAH BIASA MENIKMATI LUASNYA TAMAN DAN TANAH SENDIRI.
    ALASAN ALASAN NEGATIP DITUTUPNYA AREA GEDUNG SATE SAYA RASA BUKAN HAL YANG SULIT UNTUK MENCARI SOLUSINYA…..
    APA SULITNYA BUAT BAPAK BAPAK MENGELUARKAN DANA ANGGARAN SANGAT SEDIKIT DEMI RAKYAT KECIL MENIKMATI TAMAN TAMAN YANG BAGUS.

  11. 11 Herman Iswandi November 23, 2013 pukul 9:26 pm

    yth. bapak gubernur jawa barat kang aher. saya guru honorer yang tidak masuk katagori 1maupun 2. kata kepala sekolah saya. guru honorer seperti saya yang tidak masuk katagori 1 dan 2 bakal mati sendiri alias dikeluarkan, padahal sebelum sekolah berdiri saya sudah mendidik anak anak dari 40sampai 500siswa. memang tidak ada keadilan bagi guru tua seperti saya ini. anehnya yang baru masuk mengajar sudah dapat katagori 2. inilah dunia pendidikan d kota garut. padahal baru kemaren bapak menandatangani gaji buruh atau UMK Jabar. yang lebih dari 1 juta lebih. tapi gaji guru 250 rb. tak pernah berdemo, kenapa? krn guru mungkin bukan tidak berpengaruh dan dilupakan. oleh bpk. inilah nasib guru honorer d garut selatan. semoga ada solusi bagi guru tua yang bakal mati sendiri. demikian surat dari saya Herman iswandi.

  12. 12 TB. Ule Sulaeman. S Januari 20, 2014 pukul 12:34 pm

    Kepada Yth, Gubernur Jawa barat
    di – Tempat

    Ass. wr. wb..

    Dengan ini kami sampaikan mengenai keresahan dan kesengsaraan kami masyarakat Parungpanjang kabupaten Bogor yang lintasan jalannya dipadati dan dihancurkan oleh ribuan Truck besar pengangkut batu belah yang setiap hari lalu lalang membuat kemacetan dan kekisruhan sehingga semakin hari kehidupan di Parungpanjang semakin tidak nyaman dan meresahkan.

    Oleh karena itu kami mohon Bapak Gubernur sekali-kali datang ke tempat kami untuk melihat langsung kenyataan yang kami alami tersebut. Dan bila nanti akan berkunjung ke Parungpanjang, saya mohon tidak perlu dinformasikan dulu kepada Bupati atau Camat, karena nanti mereka akan mempersiapkan hal-hal yang baik buat menyambut Bapak Gubernur. kami sudah tidak percaya sama mereka, karena selama ini, apalagi Bupati yg sekarang terpilih lagi tidak bisa mengatasi sedikitpun mengenai masalah itu.

    ribuan truck yang setiap hari jalan merayap di jalanan kami, tak ubahnya penghalang buat kami untuk melaksanakan aktifitas kami. belum lagi kabut debu yang setiap hari dihisap oleh kami dikhawatirkan akan berakibat penyakit di kemudian hari. Saya berharap ini ditanggapi dengan serius oleh Bapak Gubernur, karena saya khawatir ini akan menjadi beban buat Bapak Gubernur di akherat nanti karena sebagian tanggungjawabnya terabaikan. apalagi Bapak dari Partai Islam yang katanya tahu betul dengan hal-hal seperti itu. cukuplah rekan bapak yang korup daging sapi, bapak jangan lagi tercoreng kepemimpinan Bapak dengan hal ini. Masyarakat Parungpanjang sudah muak, dan berencana akan mengadakan demo besar-besaran untuk menutup jalan tersebut.

    demikian surat ini saya buat dengan harapan Bapak Gubernur terusik dan tersinggung sehingga mau datang ke Parungpanjang.

    wass. wr. wb.

    Pengurus Paguyuban BPD
    Kecamatan Parungpanjang,

    Ketua,

    TB. Ule Sulaeman. S

    Sekretris,

    Iskandar

  13. 13 Tb Ule Sulaeman S Januari 21, 2014 pukul 11:19 am

    Kepada Yth, Gubernur Jawa barat
    di – Tempat

    Ass. wr. wb..

    Dengan ini kami sampaikan mengenai keresahan dan kesengsaraan kami masyarakat Parungpanjang kabupaten Bogor yang lintasan jalannya dipadati dan dihancurkan oleh ribuan Truck besar pengangkut batu belah yang setiap hari lalu lalang membuat kemacetan dan kekisruhan sehingga semakin hari kehidupan di Parungpanjang semakin tidak nyaman dan meresahkan.

    Oleh karena itu kami mohon Bapak Gubernur sekali-kali datang ke tempat kami untuk melihat langsung kenyataan yang kami alami tersebut. Dan bila nanti akan berkunjung ke Parungpanjang, saya mohon tidak perlu dinformasikan dulu kepada Bupati atau Camat, karena nanti mereka akan mempersiapkan hal-hal yang baik buat menyambut Bapak Gubernur. kami sudah tidak percaya sama mereka, karena selama ini, apalagi Bupati yg sekarang terpilih lagi tidak bisa mengatasi sedikitpun mengenai masalah itu.

    ribuan truck yang setiap hari jalan merayap di jalanan kami, tak ubahnya penghalang buat kami untuk melaksanakan aktifitas kami. belum lagi kabut debu yang setiap hari dihisap oleh kami dikhawatirkan akan berakibat penyakit di kemudian hari. Saya berharap ini ditanggapi dengan serius oleh Bapak Gubernur, karena saya khawatir ini akan menjadi beban buat Bapak Gubernur di akherat nanti karena sebagian tanggungjawabnya terabaikan. apalagi Bapak dari Partai Islam yang katanya tahu betul dengan hal-hal seperti itu. cukuplah rekan bapak yang korup daging sapi, bapak jangan lagi tercoreng kepemimpinan Bapak dengan hal ini. Masyarakat Parungpanjang sudah muak, dan berencana akan mengadakan demo besar-besaran untuk menutup jalan tersebut.

    demikian surat ini saya buat dengan harapan Bapak Gubernur terusik dan tersinggung sehingga mau datang ke Parungpanjang.

    wass. wr. wb.

    Pengurus Paguyuban BPD
    Kecamatan Parungpanjang,

  14. 14 Ali Februari 10, 2014 pukul 2:20 pm

    Assalamualkum.. Pak gubenur langsung saja.. Kab cirebon honorer di luar APBD/APBN mash banyak tolong pak kuota nya buat kontrak atau CPNS Di tambah,kasian pak hargailah pengabdianya trima kash salam buat kemenpan,mendagri.. Trimaksh

  15. 15 Ali Februari 17, 2014 pukul 12:49 am

    Di tahun2014 banyak peraturan yang tidak layak bagi kami Honorer non APBD/APBN jangan di rumhkan! Mending,baiknya suruh perang saja pak,biar tau pejabat negara in.bahwa betapa benar2 mengabdi.. Para honorer.. Andai saja ibu pertiwi mash hidup ..honorer tak begini nasib nya..

  16. 16 Panal Domitian Maret 29, 2014 pukul 10:21 am

    Wassalamu’alaikum Pak Gubernur Jawa Barat yang kami hormati, saya salah seorang orang tua murid SMA yang pada saat pilkada Jawa Barat turut memilih Bapak untk dapat kiranya terpilih kembali menjadi Gubernur Jawa Barat untuk yg kedua kalinya dengan alasan bahwa janji kampanye pilkada Bapak bila terpilih akan membebaskan biaya pendidikan sampai dengan tingkat SMA di Jawa Barat.Bapak sudah terpilih dan sudah dilantik jadi Gubernur Jawa Barat karena itu kami sebagai warga masyarakat Jabar sangat mengharapkan janji Bapak dilaksanakan karena nyatanya sampai bulan Maret 2014 uang Dana Sumbangan Pendidikan dan SPP SMA Negeri masih harus dibayar.Kami warga masyarakat Jabar akan sangat menghargai Bapak apabila janji-janji Bapak dipenuhi dengan konsisten.
    Atas perhatian Bapak kami haturkan terimakasih. Salam hormat kami

  17. 17 Nday April 2, 2014 pukul 1:58 pm

    Kepada Yth, Gubernur Jawa barat
    di – Tempat
    Ass. wr. wb..
    Saya hanya ingin menyampaikan info saja bahwa jalan alternative dari Palimanan ke Cikamurang sangat jelek sekali, terutama 10 km dari pertigaan daerah Tomo. Kondisi jalan sangat jelek, banyak lalin dari kedua arah dan juga banyak kendaraan berat, disamping itu banyak orang berdiri di tengah jalan bawa plastik atau kaleng bekas cat sambil minta-minta uang ke setiap kendaraan , kalau tidak dikasih kelihatan marah-marah.
    Mohon ditertibkan dan ada perbaikan dari dinas PU Prov.
    Terimakasih

  18. 18 Jujan Nuri April 23, 2014 pukul 1:38 am

    Pak Gubernur kumaha damang?
    Mugia gusti maparin kasehatan jasmani kasalira, supados jagjag waringkas dina ngalaksanakeun pancen salaku pamarentah daerah provinsi jawa barat. (Sabisa bisa kudu bisa)
    Hatur Nuhun

  19. 19 Wahyu Mei 19, 2014 pukul 11:50 am

    Teruntuk bapa Gubernur Jawa Barat di tempat. Pa gub knapa tida datang di pembukaan pameran TTG di Lapang Bentang, Lembang, Kabupaten Bandung Barat???? !!!
    Tau ga pa, persiapan penyambutan bapa sangat d persiapkan smpe mengaspal jalan,dan jln itu sudah berpuluh puluh taun tida d aspal, karena bapa mau datang jln itu langsung di aspal, dan pengerjaannya sangat asal, dan yng d sayangkan jalan itu tida d selesaikan di tinggalkan begitu saja. Kami sangat senang karna jalan mau di aspal, dan nyatanya tida jadi.
    Besok pagi mau pembukaan TTG d Lapang Bentang Lembang, semalaman para pekerja me ngebut proyek pengerjaan jalan, pemadatan jalan menggunakan batu split dan pasir di pres oleh stum, dan tida di lanjutkan ke proses berikutnya yaitu pengaspalan.
    Hari kemarin Lembang di guyur hujan, pasir jalan hayut terbawa air, jadinya mubazir.
    Seandainya tida ada berita Bapa Gubernur mau datang, mungkin jalan itu tidak akan di apapakan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





ISSN 1979-9373
ISSN GagasanHukum.WordPress.Com

ARSIP

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 1,433,633 hits
Juni 2008
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 75 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: